"Bagaimana dengan kabar gadis kecilmu itu?", tanya Andrew
" Mana aku tahu, dia kan tidak di perbolehkan memiliki ponsel sendiri. Aku juga tidak tahu nomor telepon rumahnya, bagaimana aku bisa tahu kabar tentang dia", jawab Nathan
"Kau kan bisa menanyakan nomor telepon rumah Amora pada kak Laura", usul Bisma
" Kau seperti tidak tahu kak Laura saja, dia tidak akan mungkin memberitahukannya", wajah Nathan terlihat di tekuk
Andrew dan Bisma saling melempar pandangan, menahan tawa melihat ekspresi wajah temannya.
Ada rasa kasihan terhadap Nathan, namun mereka juga merutuki kebodohan temannya. Soal gadis, memang Nathan belum memiliki pengalaman. Itu yang membuatnya terlihat begitu bodoh.
"Tania kan kenal dengan Amora, kenapa kau tidak meminta tolong saja padanya? sepertinya adikmu itu juga menyayangi Amora sama seperti kak Laura dan kak Antonio. Minta tolonglah pada Tania untuk meminta nomor telepon rumah Amora pada kak Laura", usul Bisma
Nathan menoleh pada Bisma, "kenapa aku tidak punya pikiran kesana ya?", mata Nathan terlihat berbinar mendapatkan usul dari Bisma
" Karena kau bodoh", seloroh Andrew yang diselingi tawa dan di susul oleh Bisma
Nathan melemparkan sendok yang digunakannya untuk mengaduk kopi pada Andrew, namun dengan cepat dia menghindar. Tak ada perasaan marah di wajah Andrew, justru laki-laki itu tertawa terbahak-bahak. Suara dentingan sendok yang terjatuh di lantai membuat orang-orang di sekitar menatap ke arah mereka.
Ya... Mereka bertiga tengah menghabiskan waktu di salah satu coffe shop ternama di kotanya, yang tentu sudah menjadi langganan mereka ketika berkumpul.
•••
Nathan dan Tania terlihat sarapan berdua di ruang makan, suasana terasa sepi. Berbeda ketika ada papa Zio dan mama Moza di rumah. Saat makan, mereka selalu menyelipkan obrolan dan candaan. Entahlah kapan mereka pulang, Nathan sudah begitu merindukan kedua orang tuanya. Terutama Tania, wanita itu begitu manja dengan orang tuanya.
"Apa kau tahu nomor telepon rumah Amora?", tanya Nathan t…
Gadis Kecil
Tidak Bisa Diam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments