Henry merebahkan tubuh Amora di tempat tidur dengan bantuan paman Lukas, Henry keluar kamar Amora untuk mengganti bajunya yang basah kuyub. Paman Lukas pun ikut keluar kamar untuk membangunkan Lea. Ia terpaksa membangunkan Lea untuk menggantikan baju Amora yang basah agar anak itu tak kedinginan. Karena tidak mungkin juga dirinya ataupun Henry yang menggantikannya.
Lea tengah menggantikan baju Amora, setelahnya ia pun mengompres dahi Amora karena suhu tubuh anak itu kembali demam seperti beberapa hari yang lalu. Kemudian Lea merebahkan tubuhnya di samping Amora, ia akan menemani Amora. Hal seperti ini sudah biasa di lakukan karena memang dari Amora bayi, Lea lah yang mengasuhnya. Lea sudah biasa tidur bersama dengan Amora dalam satu tempat tidur.
Lea memiringkan tubuhnya menghadap Amora, ia menatap Amora yang sedang memejamkan matanya. Anak itu tidur pulas dengan wajah yang terlihat memucat. Tak terasa air matanya keluar, ia sungguh tak menyangka kenapa ini harus terjadi pada Amora. Anak kandung tapi di perlakukan seperti bukan anak kandung. Sungguh miris sekali...
•••
Lea masih tertidur pulas ketika mendengar suara gemericik air yang berasal dari kamar mandi. Ia berusaha membuka kelopak matanya dengan mengusap wajahnya menggunakan kedua tangannya.
Ia melirik ke arah Amora, namun anak itu tidak ada. Lea beranjak bangun dari tempat tidurnya hendak ke kamar mandi. Pintu kamar mandi terlihat terbuka sebagian, air terdengar masih mengucur. Ia pun membuka pintu itu dengan lebar dan masuk ke dalamnya. Matanya membulat tatkala melihat Amora yang memejamkan matanya tengah duduk di bawah wastafel dengan wajah yang sangat pucat dan tubuhnya begitu lemas.
"Nona... " seru Lea
Amora terdiam, ia masih memejamkan matanya, nafasnya beradu dengan cepat. Entah apa yang terjadi dengannya.
"Nona Amora kenapa? jawab bibi non, jangan membuat bibi khawatir" Lea semakin khawatir karena tak ada respon dari Amora, ia pun beranjak keluar dari kamar mandi. Ia keluar kamar berniat memanggi…
Gadis Kecil
Dehidrasi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments