MiLLie terbangun dari tidurnya.
"Apa tadi itu? Diriku sendiri, dia menyuruh aku pergi dari sini. Akan aku pikirkan nanti, masih malam. Aku harus tidur kembali." Pikir MiLLie.
MiLLie lalu tertidur kembali karena tidak tahan dengan kantuknya itu.
Angin malam berdesir pelan di sekitar MiLLie, mengirimkan getaran dingin yang menusuk tulang. Sesaat setelah MiLLie melangkah melalui gerbang, suasana berubah drastis. Hutan yang gelap tiba-tiba terganti dengan pemandangan yang tak terlukiskan.
Di hadapannya terbentang lautan api biru dan merah yang tak berujung. Cahaya menyilaukan memantul di permukaan api, menciptakan bayangan-bayangan menyeramkan pada wajah MiLLie. MiLLie merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk yang tak berkesudahan.
"Apa aku sedang bermimpi lagi?" Pikir MiLLie.
Suara desahan dan rintihan terdengar dari kejauhan, menghantarkan ketakutan ke dalam hati MiLLie. Dia merasa gelisah dan lemah, tetapi juga penasaran.
"Mengapa aku berada di tempat ini? Mengapa aku dihadapkan dengan pemandangan mengerikan ini?" pikir MiLLie kebingungan bercampur aduk dengan ketakutan yang luar biasa.
Ketika MiLLie berjalan lebih jauh, dia melihat sosok-sosok yang berada dalam siksaan. Beberapa makhluk tampak seperti manusia dengan wajah yang dipenuhi ekspresi penderitaan, sedangkan yang lain memiliki bentuk yang tak terdefinisi. Mereka merintih dan berteriak, memancarkan aura putus asa yang paling mendalam.
MiLLie merasa cemas dan iba. Dia ingin tahu apa yang telah menyebabkan mereka berada di tempat itu dan apa yang mungkin menunggunya di masa depan. Pikirannya terus menerawang, mencari jawaban di tengah kegelapan dan api yang menyala-nyala.
Tiba-tiba, suara bergemuruh menggema di sekitar MiLLie, membuyarkan pikiran MiLLie. Sebuah siluet muncul di kejauhan, mendekatinya dengan cepat. Saat cahaya api melambung, wujud makhluk itu menjadi terlihat jelas.
MiLLie terkesiap ketika melihat wajah mengerikan makhluk tersebut. Telinga runcing, mata merah menyala, dan senyum jahat yang ter…
DUNIA KEGELAPAN
Lembah Kehancuran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments