Ririn mengangkat panci yang berisi air panas. Saat ia membawanya, hampir saja ia menyiram orang. Pasalnya, saat ia hendak masuk ke kamar mandi, seorang pria sudah berada di depannya.
Ya, dia adalah Billy kakak pertama Rendy. Sejak menikah dengan Rendy, Ririn tidak pernah bertemu Billy sebelumnya. Di tambah kedatangan Billy tidak ia sadari. Karena Billy memang lebih suka di kamarnya dan ia datang di saat semua sudah terlelap.
"Maaf, maaf." Ririn meletakkan pancinya dan meminta maaf.
Karena rumah mereka yang tidak terlalu besar. Ibu Mertua dan adik Ipar Ririn keluar dan menghampiri Ririn. Sudah pasti mereka memarahi Ririn bukan Billy.
"Kamu memang gak pernah bisa kerja!" Bentak mertua Ririn.
What? Tidak bisa kerja? Semua pekerjaan rumah jatuh ke tangan Ririn. Bahkan pagi-pagi Ririn sudah harus pergi ke pasar. Tapi masih saja tidak di anggap oleh mertuanya. Tangannya yang masih memerah di genggam dengan kuat oleh mertuanya. Ririn di tarik ke kamar mandi dan di guyur hingga kuyup dengan air dingin. Adik iparnya hanya mengabadikannya dengan merekam.
"Mama! Hentikan!" Billy menahan tangan ibunya.
"Biar mama beri pelajaran dia. Agar lebih hati-hati lagi! Kalau kerja ceroboh sekali!" Yani sudah ingin mengguyur Ririn kembali tapi sayangnya tangannya masih di tahan oleh Billy.
"Apa-apaan ini?!" Teriak Hartono Ayah mereka.
"Yani! Apa yang sudah kamu perbuat?! Ririn kamu keluar dari situ!" Teriaknya lagi.
Hartono sudah menganggap Ririn seperti anaknya sendiri. Ia senang dengan sikap Ririn yang sopan. Berbeda dengan wanita-wanita yang selalu mengejar Rendy. Mereka lebih terlihat matre.
Mendengar perintah dari Ayah mertuanya. Ririn langsung keluar dari kamar mandi. Billy yang kebetulan memegang handuk, ia langsung memberikan handuknya pada Ririn. Sampai di kamarnya, Ririn kembali mengobati lukanya.
Saat makan malam tiba, Ririn menyiapkan menu makan malamnya. Meski tangannya terluka, Ririn tetap menjalankan pekerjaan rumah yang ia anggap sebagai pekerjaan wajib seorang istri. Semu…
The Love My Happiness
Eps 08
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments