Malam itu juga, Ririn pergi dari rumah itu tanpa membawa apapun. Ia meminta Billy untuk mengantarkannya pulang. Sepanjang perjalanan, mereka hanya diam. Billy juga tidak tahu ingin berkata apa. Ia takut membuat Ririn teringat dan membuatnya menangis.
"Menangislah kalau kamu ingin menangis." Ucap Billy.
Tidak butuh waktu lama, Ririn menangis sekencangnya. Ia sangat kecewa pada Rendy. Menurutnya selama ini ia hanya berjuang sendiri. Ia berjuang agar mertua dan adik iparnya dapat menerimanya dengan baik. Tapi nyatanya, kebaikannya hanya sebuah kepalsuan.
"Sampai sini saja kak. Terimakasih sudah mengantarku." Ucap Ririn.
Mereka berhenti di depan perumahan mewah yang jarak rumah ke rumah sangat jauh. Billy meyakinkan lagi pada Ririn. Karena malam sudah larut dan gelap. Billy takut Ririn salah lihat.
"Apa kamu yakin sampai sini?" Tanya Billy.
"Iya kak."
Ririn keluar dari mobil Billy. Sampai di depan gerbang perumahan, Billy melihat Security menunduk pada Ririn. Bahkan Ririn di antar menggunakan mobil operasional dan di kawal dengan dua mobil lagi di belakangnya.
"Ah, mungkin salah satu di antara mereka adalah ayah dari Ririn." Ucap Billy pada dirinya sendiri.
"Kasihan nasibnya Ririn. Masih sangat muda sudah harus bercerai dengan suami bodohnya itu. Kalau aku yang lebih dulu bertemu dengan Ririn, aku tak akan menyakitinya seperti Rendy." Batinnya lagi.
Pagi hari, Yani sudah berteriak karena belum juga ada sarapan yang siap di meja makan. Sedangkan Hartono sudah menikmati segelas susu dan roti yang di buat oleh Billy. Yani sibuk mencari dan ngedumel. Sedangkan Arika dan Irene hanya duduk tenang di meja makannya.
"Dasar menantu sialan! Masih jam segini sudah keluyuran tanpa menyiapkan makanan sarapan lebih dulu!" Ucap Yani.
"Kamu mencari Ririn?" Tanya Hartono.
"Carilah di rumahnya! Semalam Billy mengantarnya pulang." Tambah Hartono.
"Dasar kampungan! Segitu saja sudah pergi! Tidak bertanggungjawab!" Ejek Yani.
Mereka berkumpul di meja makan. Tapi tidak ada sedikitpun makanan…
The Love My Happiness
Eps 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments