6 Dia Tidak Seiseng Itu

“Kak Mark kemana yah” Gisel menyimpan ponselnya disampingnya.

Sudah beberapa kali Ia menghubungi kakaknya namun belum juga mendapat jawaban.

“Apa jadi dokter sesibuk itu yah” Ia lalu merapikan beberapa barang dan memesan ojol untuk berangkat ke kampus.

.

“Halo Kak..!” Sapa salah satu anggota BEM yang ada di ruangan tersebut.

“Hmm” Haikal hanya menganggukkan kepalanya menjawab sapaan.

“Lu kaya orang bisu aja ha hem ha hem doang” tegur Riza yang melihat kelakuan temannya yang tidak pernah berubah.

Haikal hanya tersenyum dengan sebelah bibirnya terangkat mendengar umpatan temanya itu.

Entah kenapa Ia susah marah jika Riza yang mengusiknya, mungkin karena badan Riza yang lebih mungil diantara mereka hingga Ia tidak akan tega memarahinya.

“Za, kemarin Lu ngapain pulang cepat?” Tanya Haikal dengan muka penasaran.

“Kemarin nyokap mau dijemput dari tempat arisan” jawabnya santai

“Lu beneran udah sehat kan?” Haikal masih kurang yakin dengan jawaban Riza

“Lu bener-bener yah, Gue emang gampang sakit tapi bukan penyakitan” kesal Riza yang mendengar pertanyaan Haikal seolah Ia memiliki penyakit parah

“Yah kan Gue kuatir doang” jawabnya dengan senyum jahil.

Haikal kadang jahil, namun tidak banyak yang tahu kecuali orang terdekatnya.

.

“Karin kemana sih, masa biarin Gue kesini sendiri” kesal Gisel yang harus menyerahkan proposal yang dibuatnya pada Juan sendirian.

Gisel perlahan masuk kedalam ruangan BEM, dan yah didalam hanya ada Riza, Haikal dan beberapa anak yang lainnya yang juga sibuk dengan pekerjaannya.

“Hai….” Sapa Riza

“Hai Kak, Gue mau bawain proposal kegiatan, tapi Kak Juan nya nggak ada yah?” Tanyanya dengan sedikit canggung.

“Katanya sih udah dekat, Lu tungguin aja. Atau kalau ada kelas ntar kelar kelas aja baru kesini lagi” jawab Riza dengan solusi terbaiknya.

“Nggak kok Kak, Gue kelasnya sejam lagi” jawabnya dengan senyum ramahnya.

Gisel sadar bahwa selama Ia berbicara dengan Riza tatapan dingin Haikal tertuju padanya.

“Lu bisa nggak sih bisa aja liatin anak orang…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!