"Aku benci! Aku benci! Aku membenci mu Alex!".
"Hey, kenapa kamu marah-marah seperti itu sayang? Ada apa?".
"Aarrrkkhhh.. Aku benci Alex ma hiks.. hiks..".
Ibunya menatap Tiara dengan heran begitu juga dengan sang Oma yang sedang asik berbincang dengan opanya juga.
"Iya, tapi kamu benci karna apa sama Alex? Bukannya hari ini kamu bertemu dengannya? Terus kenapa kamu marah-marah seperti itu sayang?".
"Aakkhhh, tapi tetap saja aku benci sama Alex ma. Dia lebih memilih membela sekretarisnya itu dibandingkan dengan aku yang akan menjadi istrinya".
"Loh" Mutiara terkejut mendengar penjelasan putrinya itu. "Kenapa bisa seperti itu sayang? Kenapa Alex lebih memilih membela orang lain dari pada putri mama?".
"Aku tidak tau ma, karna itu aku sangat membenci Alex".
Kemudian sang Oma bertanya, tidak mungkin Alex memarahi Tiara tanpa ada sebab dan memilih membela sekretarisnya dari pada cucunya sendiri. Namun Tiara malah terdiam dan menatap Omanya dengan raut wajah kesal.
"Oma juga sama saja seperti Alex, sama-sama enggak perduli dengan ku hiks..".
"Oma tidak tau apa yang terjadi, karna itu Oma bertanya, kesalahan apa yang sudah kamu lakukan sehingga Alex tidak membela mu".
"Aakkhhh sudah, sebaiknya aku naik saja".
Tidak lama setelah Tiara pergi meninggalkan mereka, Mutiara langsung melihat sang ibu mertua dengan wajah sedih karna sudah membuat putrinya merasa tidak dimengerti.
"Tidak usah melihat ku seperti itu Mutiara! Kamu terlalu memanjakan putri mu sampai kamu lupa kalau itu akan membuat dia selalu bersikap sesuka hatinya kepada orang lain".
"Tapi mah, itu sudah sangat keterlaluan sekali. Bagaimana bisa Alex lebih memilih wanita lain dibandingkan dengan cucu mama sendiri. Aku juga sebagai ibunya tidak terima kalau putri ku...
"Kan aku sudah bertanya kepada Tiara, kenapa Alex lebih memilih membela wanita itu dibandingkan dengan dia. Tapi kamu lihat sendiri, dia malah marah tak jelas dan memilih pergi meninggalkan kita. Lama-lama anak itu semakin bersikap kurang ajar".
Tida…
Aku Dan Takdirku
Bab 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments