"Sedang apa kamu?" Alex bukannya membalas senyuman Miraya, ia malah menatap Miraya dengan wajah datar.
"Maaf tuan, saya hanya..
"Langsung saja ke intinya" ucap Alex menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang. "Katakan, apa yang sedang kamu lakukan di rumah ku?".
"Bekerja tuan".
"Apa?".
"Iya tuan, saya datang kemari untuk bekerja tuan".
"Bekerja?" kemudian Alex menyuruh Miraya mendekati ranjangnya. "Kemana orang tua mu?".
"Saya tidak mengenal kedua orang tua saya tuan, selama ini saya besar di panti asuhan sejak saya dilahirkan".
Mendengar jawaban Miraya, Alex lalu mengangkat tubuhnya menatap gadis tersebut melihatnya dengan wajah sedih.
"Lalu bagaimana dengan kuliah mu? Kamu tidak mau kuliah lagi atau kamu sudah keluar dari kampus?".
Miraya menggeleng kepala, "Saya juga tidak tau tuan, saya bingung harus melanjutkan kuliah atau harus berhenti saja. Sedangkan saya baru saja bekerja, ibu Lestari mungkin tidak akan memberikan izin".
"Kasihan sekali hidup mu" Alex tersenyum mengejek melihat Miraya tiba-tiba terlihat kesal kepadanya. "Kenapa kamu melihat saya seperti itu? Saya salah bicara?".
"Tidak tuan".
"Terus kenapa kamu melihat say...
"Alex...!!".
"Alex...!!".
"Alex...!!".
"Tuan, itu suara ibu Lestari" Miraya melihat Alex dengan wajah takut. "Kalau begitu saya pergi dulu tuan, saya takut kalau sampai ibu Lestari melihat saya disin.. akh".
Miraya terkejut begitu Alex menarik tubuhnya ke dalam kamar mandi, lalu Alex menguncinya dari dalam dan membiarkan Lestari memanggil namanya sampai berulang-ulang kali membuat Miraya merasa heran ada apa dengan Alex, kenapa mereka harus mengurung diri didalam sana.
"Tuan, kenapa tuan...
"Sshhhuuttt... Jangan berisik jika kamu tidak ingin ketahuan".
"Tapi tuan! Saya takut kalau sampai ibu Lestari mengetahui kalau kita..
"Kalau kita apa?" Alex menarik pergelangan tangan Miraya ke sudut ruangan hingga mereka saat ini terlihat sedang berpelukan. "Jangan berpikir macam-macam, saya tidak akan menyentuh mu".
"Alex..!! Alex..!! Kamu dimana Alex?…
Aku Dan Takdirku
Bab 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments