ketiga

  Pukul 23.00 WIB

  Aira sudah bersiap-siap mau pulang.dia meregangkan sedikit otot-ototnya yang terasa pegal.hari ini minimarket tempatnya bekerja lumayan rame membuat Aira cukup kewalahan.

  "Kamu pulang bareng aku aja, Ra...motormu biar disini..aman kok."kata kang Asep,bosnya.pemilik minimarket tempat Aira bekerja.

  "Gak usah kang...besok bingung aku mau nganter Aldo dan pergi ke sekolah."tolak Aira yang gak mau ribet,nantinya harus bolak balik.

  "Ini udah malem...sekarang banyak begal."kata kang Asep,khawatir kalau terjadi apa-apa dengan Aira di tengah jalan.

  "Insyaallah gak ada apa-apa kang...dari sini ke rumah kan cuma 10 menit."kekeh Aira menolak tawaran Asep. "udah,kang Asep tenang aja.gak usah khawatir."ucapnya mencoba menenangkan sang bos.

  "Ya udah gini aja..rumah kita kan searah tuh...aku akan ngikutin kamu dari belakang."usul Asep tapi malah terdengar seperti keputusan sepihak.kang Asep tetap tak tega kalau membiarkan Aira pulang sendirian.

  "Oke deh..terserah kang Asep aja...makasih ya kang."karena tak ingin memperpanjang perdebatan dengan sang bos akhirnya Aira menurut dan mengikuti keinginan bosnya itu.

Kemudian motor bebek Aira mulai melaju meninggalkan pelataran minimarket disusul motor Asep dari belakang.

Asep mengenal sosok Aira sebagai gadis pekerja keras.setahu Asep,Aira bukan anak orang miskin tapi dari keluarga yang cukup mampu.entah apa yang sebenarnya terjadi antara gadis itu dan keluarganya sampai memilih melamar kerja ditokonya.dan memang kebetulan waktu itu dia sedang mencari karyawan.akhirnya ia pun menerima Aira sebagai karyawannya sampai sekarang.

Selain Aira.Asep punya dua karyawan lagi, bernama Melly dan Bobby.berhubung si Melly dan Bobby udah lulus sekolah jadi Asep menempatkan mereka di shift pagi sedangkan Aira yang notabene masih pelajar,maka Aira dapat slot shift sore.kecuali libur sekolah Aira dapat shift pagi.

Sesampainya didepan rumah Aira

TIIN..

Asep membunyikan klakson motor sebagai tanda pamit ke Aira.dan Aira pun membalas dengan acungan jempol 👍.

Setelah motor Asep hilang di belokan tikungan komplek rumahnya,Aira membalikkan tubuhnya dan perlahan menuntun motornya masuk ke garasi lalu bergegas masuk kedalam rumahnya.

Saat masuk kedalam rumah,hanya kegelapan dan kesunyian yang menyambut kedatangannya.satu lampu neon yang terpasang di dapur terlihat remang-remang , menuntunnya menyusuri setiap ruangan di rumah minimalis berlantai dua itu.

Sampai di undakan tangga lantai dua, ayunan kaki Aira berhenti sejenak.kini sorot matanya menatap pintu kayu yang ada disebelah kanan kamarnya.yaitu kamar sang adik,Aldo.

Ada helaan berat keluar dari mulut mungil itu berharap sedikit mengurangi beban yang tengah ia rasakan.perlahan langkah kakinya terayun kesana.

KRIKET !

Gagang pintu ia putar,dan pemandangan lelapnya tidur adik laki-laki itu membuatnya merasa sedih.

Setelah kepergian ibu mereka,Aldo yang kala itu baru mulai beranjak remaja malah dituntut menjadi mandiri dan dewasa.tak hanya dirinya yang kehilangan kasih sayang orang tua tapi adiknya lah yang juga lebih merasakan kehilangan itu.meski Aldo tak pernah menampakkannya.

Aira cukup bangga pada adiknya itu,karena Aldo tipe anak yang nurut dan gak neko-neko.Aldo sendiri juga cukup berprestasi di sekolah.Aira merasa beruntung bisa mempunyai adik seperti Aldo.

Setelah puas melihat keadaan sang adik.Aira pun melanjutkan kakinya menuju kamarnya. sendiri.

Setelah ritual membersihkan dirinya rampung,Aira pun merebahkan tubuhnya diatas kasur.seperti inilah rutinitas Aira setiap hari.pulang malam dan pagi-pagi sekali harus bangun mengurusi dirinya dan sang adik.

Aira merogoh tasnya yang ada diatas meja.dia mencari ponselnya yang sedari tadi sore tidak dia sentuh sama sekali.

Belum ada beberapa detik menyentuh benda pipih itu—brondongan notifikasi dari mulai WhatsApp,media sosial,dan panggilan masuk pun memenuhi layar ponsel itu.

Dan atensinya terfokus pada puluhan chat dan panggilan tak terjawab dari cowok yang ingin sekali ia hindari sekarang.siapa lagi kalau bukan pacar rahasianya,Bara.

Beberapa saat Aira hanya menatap layar ponselnya itu dan tak berniat untuk membalas chat dari Bara.tentu karena Aira masih jengkel dengan cowok itu.

Karena merasa tubuhnya butuh istirahat, akhirnya Aira mematikan ponselnya dan meletakkan bedah pipih itu ke atas meja nakasnya.tak butuh waktu lama..mata gadis itu terpejam sempurna.

Keesokan harinya..

Aira rapi dengan seragam sekolahnya.kini dia ada didapur sedang menyiapkan sarapan untuknya dan Aldo, adiknya.menu haru ini cukup simpel,roti panggang dan susu hangat menjadi pilihannya.selain simpel cara membuatnya juga cepet.kebetulan hanya ada bahan ini di dapurnya.stok bahan makanannya sudah menipis.

Sebenarnya kemarin setelah pulang sekolah Aira berniat mau lanjut belanja ke pasar tapi malah diajak nongkrong sama kedua temennya jadi gak jadi deh.mau nolak juga gak enak sama Amel dan Rea,karena dia sudah sering menolak ajak mereka.Ya, sekali-sekali lah rileks dikit—melepas penat.

Niatnya mau nongkrong santai.Eh..malah dapet tontonan nyesek dari pacar sendiri.mau marah tapi kayak udah males aja.mau gimana lagi,semua sudah terlanjur dan kini Aira memilih untuk menjalani hubungan rahasianya dengan Bara,seperti air mengalir...udah pasrah banget lah intinya.

"Mbak,boleh gak aku ikut kerja ditempatnya pak lek Harno?."tanya Aldo membuka obrolan.

Alis Aira sedikit mengeryit. "Ngapain kamu kerja ikut pak lek?uang jajan yang kakak kasih emang kurang?."

Aldo yang ditodong pertanyaan seperti itu oleh sang kakak sedikit gelagapan. "Cukup kok mbak..aku cuma pingin bantuin mbak Aira aja cari uang."ucapnya.jujur.

".. lagian kerjanya cuma bantu potong-in tahu dong mbak..boleh ya mbak?."lanjutnya berharap kakaknya memberi izin untuk ikut bantu-bantu di tempat pamannya.

"Kamu masih kecil fokus sekolah aja.biar mbak yang kerja."ucap Aira yang kurang setuju dengan permintaan Aldo.

"...nanti sekolah kamu keteteran kalau kamu ikut kerja juga.udah fokus sekolah aja.mbak masih mampu kok biayain kebutuhan kita dan sekolah kamu."Aira tetap kekeh tak membolehkan adiknya ikut bantu-bantu ditempat pembuatan tahu,adik dari almarhumah sang ibu.

Mendengar penolakan dari sang kakak,wajah remaja ganteng itu berubah masam.

"Yaa.mbak Aira mah gitu...gak asik."terdengar gerutuan dari mulut Aldo membuat Aira sedikit tak tega.

Huft..

Aira pun menghembuskan nafasnya pelan.melihat wajah cemberut sang adik membuat dia jadi merasa kasihan juga .

"Yaudah kamu boleh bantu-bantu dirumah pak lek Harso tapi.."jedanya. "kalau sampai itu mempengaruhi nilai sekolah kami..mbak gak akan tolerir."ucapnya diselipi ancaman.

"Yes."wajah Aldo langsung sumringah dapet izin dari Aira.

"Tenang aja mbak..gak bakal ganggu sekolahku kok."janjinya pada sang kakak.

Setelah mereka menyelesaikan sarapannya , Aira pun mengantarkan Aldo pergi ke sekolah terlebih dahulu.sebelum dia berangkat ke sekolahnya.

"Belajar yang bener.inget pesen mbak tadi!."ucap Aira memberi wejangan kepada sang adik.

Aldo memanyunkan bibirnya,agak kesel.menurutnya makin lama sang kakak makin cerewet.

"Iya mbak..denger kok.. aku gak budek."jawab Aldo sembari menyalami tangan Aira lalu mulai melangkah menjauh,meninggalkan kakaknya.

"Dasar."Aira menggelengkan kepalanya menatap punggung adeknya itu yang makin menjauh.

Ada rasa syukur yang Aira rasakan setiap kali melihat Aldo tumbuh menjadi remaja yang baik.selain penurut dan tak neko-neko.Aldo juga gak pernah meminta sesuatu yang berlebihan padanya.remaja itu punya perasaan yang cukup peka terhadap kondisi keadaan keluarga mereka.jadi dia lebih bijak dalam bertindak dan meminta sesuatu.dan sekarang Aldo duduk dibangku SMP kelas 8.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Tamirah

Tamirah

Ayah mu Aira gak cocok jadi dosen, lebih memilih istri barunya, kebutuhan biologis nya lebih utama daripada memikirkan keturunannya.kalau gk nurut sangat istri ya gak dapat jatah.
Wes angelllll ayah model gini buang aja' ditempat sampah'.

2026-05-05

0

Siti Aisyah

Siti Aisyah

gila ..ayah nya seorang dosen..pendidik tp dia tdk bisa mendidik dirinya sendiri..keterlaluan bisa.bisa nya menelantar kan anak.anak nya..cinta membutakan segala nya..

2026-05-02

0

HR_junior

HR_junior

bpke kok kebangeten banget ya..anak2nya di biarin gitu aja..kalo mau bpke ya mau anak2nya ya

2025-01-19

0

lihat semua
Episodes
1 satu
2 dua
3 ketiga
4 empat
5 Lima
6 enam
7 tujuh-pasar malam(satu)
8 delapan-pasar malam(dua)
9 sembilan (pasar malam tiga)
10 sepuluh (jadian)
11 sebelas
12 Dua belas
13 tiga belas
14 empat belas
15 lima belas
16 enam belas
17 tujuh belas
18 delapan belas
19 sembilan belas
20 dua puluh
21 dua puluh satu
22 dua puluh dua(masih flashback mode on)
23 dua puluh tiga
24 dua puluh empat
25 dua puluh lima
26 dua puluh enam
27 dua puluh tujuh
28 dua puluh delapan
29 dua puluh sembilan
30 tiga puluh
31 tiga puluh satu
32 tiga puluh dua
33 tiga puluh tiga
34 tiga puluh empat
35 tiga puluh lima
36 tiga puluh enam
37 tiga puluh tujuh
38 tiga puluh delapan
39 tiga puluh sembilan
40 empat puluh
41 empat puluh satu
42 empat puluh dua
43 empat puluh tiga
44 empat puluh empat
45 empat puluh lima
46 empat puluh enam
47 empat puluh tujuh
48 empat puluh delapan
49 empat puluh sembilan
50 lima puluh
51 lima puluh satu
52 lima puluh dua
53 lima puluh tiga
54 lima puluh empat
55 lima puluh lima
56 lima puluh enam
57 lima puluh tujuh
58 lima puluh delapan
59 lima puluh sembilan
60 enam puluh
61 enam puluh satu
62 enam puluh dua
63 enam puluh tiga
64 enam puluh empat
65 enam puluh lima
66 enam puluh enam
67 enam puluh tujuh
68 enam puluh delapan
69 enam puluh sembilan
70 Tujuh puluh
71 tujuh puluh satu
72 tujuh puluh dua
73 tujuh puluh tiga
74 tujuh puluh empat
75 tujuh puluh lima
76 tujuh puluh enam
77 tujuh puluh tujuh
78 tujuh puluh delapan
79 tujuh puluh sembilan
80 Delapan puluh
81 Delapan puluh satu
82 delapan puluh dua
83 delapan puluh tiga
84 delapan puluh empat
85 delapan puluh lima
86 delapan puluh enam
87 delapan puluh tujuh
88 delapan puluh delapan
89 delapan puluh sembilan
90 sembilan puluh
91 sembilan puluh satu
92 sembilan puluh dua
93 sembilan puluh tiga
94 sembilan puluh empat
95 sembilan puluh lima
96 sembilan puluh enam
97 sembilan puluh tujuh
98 sembilan puluh delapan
99 sembilan puluh sembilan
100 seratus(end)
Episodes

Updated 100 Episodes

1
satu
2
dua
3
ketiga
4
empat
5
Lima
6
enam
7
tujuh-pasar malam(satu)
8
delapan-pasar malam(dua)
9
sembilan (pasar malam tiga)
10
sepuluh (jadian)
11
sebelas
12
Dua belas
13
tiga belas
14
empat belas
15
lima belas
16
enam belas
17
tujuh belas
18
delapan belas
19
sembilan belas
20
dua puluh
21
dua puluh satu
22
dua puluh dua(masih flashback mode on)
23
dua puluh tiga
24
dua puluh empat
25
dua puluh lima
26
dua puluh enam
27
dua puluh tujuh
28
dua puluh delapan
29
dua puluh sembilan
30
tiga puluh
31
tiga puluh satu
32
tiga puluh dua
33
tiga puluh tiga
34
tiga puluh empat
35
tiga puluh lima
36
tiga puluh enam
37
tiga puluh tujuh
38
tiga puluh delapan
39
tiga puluh sembilan
40
empat puluh
41
empat puluh satu
42
empat puluh dua
43
empat puluh tiga
44
empat puluh empat
45
empat puluh lima
46
empat puluh enam
47
empat puluh tujuh
48
empat puluh delapan
49
empat puluh sembilan
50
lima puluh
51
lima puluh satu
52
lima puluh dua
53
lima puluh tiga
54
lima puluh empat
55
lima puluh lima
56
lima puluh enam
57
lima puluh tujuh
58
lima puluh delapan
59
lima puluh sembilan
60
enam puluh
61
enam puluh satu
62
enam puluh dua
63
enam puluh tiga
64
enam puluh empat
65
enam puluh lima
66
enam puluh enam
67
enam puluh tujuh
68
enam puluh delapan
69
enam puluh sembilan
70
Tujuh puluh
71
tujuh puluh satu
72
tujuh puluh dua
73
tujuh puluh tiga
74
tujuh puluh empat
75
tujuh puluh lima
76
tujuh puluh enam
77
tujuh puluh tujuh
78
tujuh puluh delapan
79
tujuh puluh sembilan
80
Delapan puluh
81
Delapan puluh satu
82
delapan puluh dua
83
delapan puluh tiga
84
delapan puluh empat
85
delapan puluh lima
86
delapan puluh enam
87
delapan puluh tujuh
88
delapan puluh delapan
89
delapan puluh sembilan
90
sembilan puluh
91
sembilan puluh satu
92
sembilan puluh dua
93
sembilan puluh tiga
94
sembilan puluh empat
95
sembilan puluh lima
96
sembilan puluh enam
97
sembilan puluh tujuh
98
sembilan puluh delapan
99
sembilan puluh sembilan
100
seratus(end)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!