HAPPY READING... 🌹🌹🌹
Aku kembali berjalan dengan gontai menuju meja moderator di dalam aula, dimana tas dan leptop aku simpan. Aku ingin sekali menelephon teh Rifa, karena kegagalanku untuk bicara dengannya hari ini. Kucoba untuk mengambil ponsel dan mencari nomor teh Rifa. Segera ku tekan tombol panggil padanya. Satu kali ku telephon, tidak ada jawaban, dua kali, juga tidak ada jawaban, hingga lima panggilan kulakukan, hasilnya pun tetap sama, membuatku terus bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan teh Rifa?
Aku segera mencari nomor ibu, dan menggeser tombol panggil. Kudengar suara ibu mengucapkan salam, entah mengapa, aku merasa suara ibu sedikit berbeda. Aku pun segera bertanya tentang keadaan Ibu, Teh Rifa, Sulis, juga semua keluarga besar di kampung sana. Namun, Ibu bilang semuanya baik-baik saja, jangan banyak berfikir, fokus saja pada acara wisudaku besok lusa. Cukup lama aku termenung sambil memegang ponsel di dadaku. Meski Ibu bilang semuanya baik. Tapi, hatiku sungguh tidak tenang, seolah ada sesuatu yang terus mengganjal.
"Ada apa, Ra?" Tiba-tiba Mas Azzam sudah berdiri di hadapanku.
"Mas Azzam?" Aku sedikit kaget dengan kedatangannya.
"Tamunya sudah pergi, kenapa kamu malah duduk disini?"
"Oh! Itu Mas, Aku baru saja menutup telephon dari Ibu," jelas ku.
"Apa terjadi sesuatu dengan keluargamu?"
"Entahlah, Mas! Ibu bilang semuanya baik-baik saja, tapi aku merasa, ada sesuatu yang disembunyikan Ibu dariku."
"Mungkin itu hanya pikiran kamu saja yang sangat merindukan mereka, Ra!" Mas Azzam mengambil kursi dan duduk di hadapanku yang terhalang dengan meja dimana laptopku berada. "Mas kan sudah bilang, meskipun Ibu dan keluargamu tidak bisa datang dalam acara wisudamu, Mas akan selalu berada di sampingmu. Mas akan merekam semua prosesi wisudamu, biar nanti Ibumu bisa melihatnya dari rekaman itu. Mas yakin, Ibu dan keluargamu akan bangga padamu. Sudah jangan sedih lagi ya!" Mas Azzam tersenyum, dan tiba-tiba saja menggenggam tanganku yang tergeletak di atas mej…
Cahaya Cinta Naura
Wisuda...
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
🅛➊🅝⸙ᵍᵏ
tetaplah menjadi cahaya bagi semua orng olla
wiiiiih selamat ya olla
2021-04-18
1
Beci Luna
selamat. anak soleha....jaga hati
2021-03-23
1
Aristi Tantri
wooww..dpt sbg mahasiswa berpredikat baik n cumlaude jg ditmbh scholarship ke Belanda 😍😍👏👏congrats olla, km udh buat Ibu, rifa sulis n almarhum bpk bangga sm km 😉😉wahhh bnrn keinget dl nyoba nyari scholarship ke Belanda trus apply jg tp g ketrima 😆😆tp stlh bbrp kl apply akhrnya diterima jg di Leiden University dr Holland Scholarship 😊😊kl kt mau usha n g pantang nyerah jg, pstnya hsl g akn ngecewain lohh..good luck buat tmn2 yg msh mncr scholarship ke LN ya 💪💪
2021-01-16
1