HAPPY READING... 🌹🌹🌹
Alarm alami yang sudah tertanam dalam jiwaku membangunkan dari tidur lelap ku. Aku menggeliat dan membuka mataku perlahan. Aku baru menyadari kalau aku sedang tidur menyamping menghadap ke arah pria yang kini sudah syah menjadi suamiku. Kepalaku berada di atas lengan kekarnya, dan tangan kiriku tak lepas dari genggaman tangannya yang ia letakkan di atas dada polosnya, membuat aku dapat meraba detak jantungnya yang teratur.
Aku memicingkan mataku untuk memperjelas pandanganku ke arah jam yang tergantung di dinding kamarku, di balik remang- remangnya lampu malam yang menyala redup di samping tempat tidur. Jarum jam itu menunjukkan pukul 3:15 pagi.
Udara dingin yang terasa menusuk tulang-tulang sendiku, seakan menambah kuatnya bisikan Syetan yang merasuk ke dalam jiwaku dan mengatakan kalau ini masih terlalu pagi untuk bangun dari tempat ternyaman ini. Tapi, aku menyadari kalau ini adalah ujian bagi setiap ummat manusia agar jauh dari Tuhannya. Aku pun membaca do'a dan bersyukur atas kenikmatan tidur lelap yang telah Alloh berikan kepada kami.
Aku menarik tanganku untuk lepas dari genggamannya, hingga membuat gerakkan yang membuat suamiku terbangun dan membuka matanya. Dia mengucek matanya sambil menoleh ke arah jam dinding, lantas dia membalikkan badannya ke arahku. Mata pandanya menatapku cukup lama, lalu dia pun tersenyum.
"Terimakasih, Sayang!" ucapnya sambil membelai wajahku dan merapikan anak rambut ke belakang telingaku, lantas mencium keningku sangat lama. Aku hanya mengangguk dan tersenyum mengingat perbuatannya padaku yang hampir tidak membiarkan aku istirahat semalaman. Tangan kekarnya kembali memelukku dengan sangat posesif, membuat aku kembali tenggelam dalam kenyamanan pelukan hangatnya.
"Kak...," panggilku.
"Hmmm?" jawabnya tanpa membuka matanya.
"Aku mau mandi," ucapku.
"Apa kamu dingin?" tanyanya, sambil meraba kulit tubuhku yang sedikit berdiri.
Aku hanya mengangguk pelan karena memang tidak bisa di pungkiri, cuaca di kampungku be…
Cahaya Cinta Naura
Hakikat Cinta... (Musim ke-1 End)...
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
🅛➊🅝⸙ᵍᵏ
makasih bun
cerita yg bnyk menjdikn contoh yg baik bagi kita para pembaca.motivasi agama sopan santun sangat kuat di dlm cerita ini .karya yg luar biasa semngat n sukses selalu buat bunda Rahma ya👍👍
2021-06-09
1
🦢 𝐢𝐜𝐡𝐚❣︎ˢᵉˡˡᵒʷ͢ ㉿ᵇᵍᶠ•ʲʳ
. Setia banget kak galihh andai ajja dunia nyata laki laki seperti itu ada ..
2021-03-05
1
✍️꙳ᴘᴜᴛʀɪ ͢͢͢ᴇʟ꙳࿐
bunda aku kangen Olga🤧🤧
2021-02-27
1