"Katanya lu mau nginep di sini? Kok tiba-tiba mau balik ke wisma?" Tanya Khaifa pada Zanya yang sedang mengemasi barangnya.
"Liat ni!" Zanya memperlihatkan pesan yang ada di layar ponselnya.
"Emang ada gila-gilanya ya om lu itu! Ngapain coba dia datang ke kantor lu jam segini? Udah malem gini padahal!" Khaifa terlihat kesal.
"Dia abis nyari gue di kosan gue kemaren, dan kayaknya ibu kost gue bilang, kalau gue pindah karena dapat tempat tinggal dari kantor, makanya dia datang ke sana. Gue gak mau dia bikin keributan di kantor, Fa." Ujar Zanya dengan wajah khawatir.
"Ayo, gue antar!" Khaifa segera berganti pakaian dan memakai kerudungnya.
"Yoza! ayo, temenin cece nganter Zanya!" teriaknya kemudian.
"Yups! Okay!" terdengar suara remaja itu dari luar kamar.
***
"Bro, bisa temui gue sekarang, gak?" Marlon berbicara di telepon. Ia sedang menelepon Zaki.
"Di Kafe dekat kantor gue? Oke!" Ia lalu menutup telepon, kemudian keluar dari ruangan itu dan menuju lift.
Marlon berjalan kaki ke kafe yang berada tak jauh dari gedung Great Building. Saat ia menelepon tadi, kebetulan sekali Zaki sedang berada di sekitar sini.
Sampai di kafe, Marlon langsung memesan.
" Dua Vanilla latte dan dua butter croissant" Pesan Marlon kepada pelayan.
Tak lama, Zaki datang dengan pakaian serba hitam.
"Gue udah pesan Vanilla latte sama croissant, lu mau pesan yang lain?" Tanya Marlon.
"Udah cukup, itu aja." Jawab Zaki sambil melepas jaketnya, sehingga tersisa kaos tanpa lengan yang memperlihatkan tubuhnya yang kekar.
"Dari mana, Zak, kok bisa ada di sekitar sini?" Tanya Marlon.
"Gue lagi ngikutin seseorang, tapi kehilangan jejak di sekitaran kantor elu." Jawab Zaki.
Marlon mengernyit."Siapa?" tanyanya penasaran.
"Paman Zanya." Bisik Zaki.
"Paman Zanya?" Marlon mengulangi perkataan Zaki.
Zaki mengangguk. "Gue nemu alamat keluarga Zanya sama daftar keluarganya, ternyata dia masih punya paman dan nenek. Dan alamat yang gue dapat itu adalah alamat rumah milik neneknya. Tadi gue coba datangi alamat itu,…
CEO Tampan Itu Teman Kecilku Yang Cupu
Kegundahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
sleepyhead
Ini lah Jalan Tuhan, Jika dua orang ditakdirkan bersama, maka dari sudut bumi manapun mereka berasal, mereka pasti bertemu.
2024-10-20
0