"Ada lagi yang Anda butuhkan, Pak?" tanya Radit setelah Marlon berganti pakaian.
"Gak ada, silahkan istirahat, Radit. Terimakasih untuk hari ini." Ujar Marlon sambil membuka kulkas dan mengambil air minum, dan meneguknya.
Radit tertegun sejenak. "Untuk makan malam...?"
"Saya akan makan malam dengan seseorang, kamu makan sendiri aja." Jawab Marlon.
"Oh, baiklah, Pak. Saya akan makan dengan Zanya. Kalau begitu, saya permisi, Pak..." Pamit Radit, kemudian ia keluar dari kediaman Marlon.
Marlon membelalakkan matanya, buru-buru ia berlari ke kamar untuk mengambil ponselnya. "Cepat cari alasan! Radit mau makan sama kamu, buat alasan agar dia gak curiga." ketik Marlon, kemudian mengirimkannya ke nomor Zanya.
Di depan pintu kediaman Zanya.
"Za, Ayo makan bareng!" Ajak Radit.
"Sorry, Dit... Gue ada janji makan sama teman SMP gue." Jawab Zanya.
"Loh? Kan elu gak boleh pergi-sendirian sama Pak Marlon?" Tanya Radit.
Zanya menempelkan telunjuknya di bibir. "Ssstt...!Makanya lu jangan bilang-bilang dia, oke?"ujarnya.
"Lagian kan gue gak pergi sendirian, gue pergi sama teman SMP gue." Lanjut Zanya.
"Tapi, Pak Marlon juga mau keluar makan malam sama orang, gak tau siapa. Awas elu kepergok!" ujar Radit.
Zanya nyaris tertawa, ia segera menggigit bibirnya. "Ya udah, gue berangkatnya nunggu dia udah pergi aja." Ujarnya.
"Ya udah, berarti gue makan sendiri. Bye!" Radit berjalan menuju kediamannya.
Marlon memicingkan matanya, agar bisa melihat dengan jelas dari lubang intip. Dilihatnya Radit meninggalkan Zanya, dan berjalan ke arah kediaman Radit sendiri. Marlon segera mengetik pesan.
"Gimana? Aman?" tanya Marlon dalam pesannya.
Tak lama Zanya membalas. "Aman! Tapi nanti Anda pergi duluan, ya. Nanti saya menyusul ke parkiran."
"Oke, kalau aku udah turun, aku ketuk gelang, ya." Balas Marlon.
***
Zanya selesai merias wajahnya, ia memakai make up tipis, agar memberi kesan segar di wajahnya. Malam ini ia mengenakan dress sebetis berlengan pendek warna krem, dengan motif bunga kecil-kecil ya…
CEO Tampan Itu Teman Kecilku Yang Cupu
Crush
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Nia Jambi
jodoh ngak kemana
2024-11-02
1
sleepyhead
Tentu Ibu Marlon, Jika mereka berdua ditakdirkan bersama, maka dari sudut bumi manapun mereka berasal, dan berada dimanapun mereka pasti akan bertemu..
2024-11-01
1