Glam menatap dalam ke manik hitam kelam pria tersebut. Ia dapat merasakan kekhawatiran dan ketakutan yang di sebunyikan Damon. Sosok Damon memang sangat dingin dan menyeramkan, terlebih visual pria itu di penuh tatto membuat siapa pun akan takut kepadanya. Tapi, Glam percaya bahwa pria itu mempunyai sisi kebaikan.
"Tersenyum itu bukan kelemahan. Justru kalau kau tersenyum maka dunia akan tahu jika kau adalah manusia yang sangat bahagia," ungkap Glam seraya menangkup rahang tegas dan keras itu.
Damon mengedipkan kelopak mata, membalas tatapan Glam yang sangat bening dan tenang, sebening dan setenang lautan dalam.
"Percayalah padaku, dengan kau tersenyum seperti ini semua musuhmu akan merasa kalah karena melihatmu bahagia," kata Glam lagi seraya mencubit kedua pipi Damon, lalu membentuk bibir pria itu menjadi sebuah lengkungan. "Ah, kau tampan jika sedang tersenyum seperti ini." Glam tertawa melihat ekspresi Damon yang tetap datar tapi menggemaskan.
"Hentikan!" kata Damon, datar dan dingin seraya menepis tangan Glam dari pipinya.
Glam cemberut, kesal pada sikap pria itu. "Aku sudah selesai makan!" ketusnya seraya beranjak dari pangkuan Damon. Otomatis senjata Damon tercabut begitu saja dari dalam miliknya.
"Shiit!" umpat Damon memejamkan mata dengan nikmat ketika senjata lepas dari sarangnya.
Glam memunguti pakaianya, lalu memakainya dengan cepat lalu keluar dari ruang makan itu menuju lantai atas.
"Glam!" seru Damon pada gadis itu. "Sial! Dia mengabaikanku!" Damon mengusap wajahnya kasar seraya menatap senjatanya yang masih berdiri tegak. Damon segera beranjak dan mengenakan pakaiannya.
*
*
Nero menoleh ke belakang, menatap Glam yang berjalan menaiki anak tangga dengan tergesa. Tidak berselang lama, Damon menyusul gadis itu.
"Glam, kau tidak bisa bersikap seperti ini kepadaku!" teriak Damon, mengejar Glam.
"Mereka kenapa?" Nero bertanya pada dirinya sendiri sembari memakan pizza. Ia menaikkan kedua bahunya, masa bodo dengan pasangan itu karena perutnya kelaparan.
"Glam!"
Brak!!!
Glam menutup pintu dengan kencang, tanpa memedulikan Damon. Bahkan dia menggunakan kunci ganda agar pria itu tidak bisa membuka pintu kamar. Dia sudah sangat jengkel dengan Damon.
Tok ... Tok ...
"Glam, buka pintunya!!" teriak Damon di sertai ketukan pintu berturut-turut.
Suara ketukan pintu itu sangat berisik membuat semua penghuni rumah tersebut mendongak ke atas, tak terkecuali Botak dan Nero.
"Tuan Nero, ada apa? Apa mereka bertengkar?" tanya Botak kepada Nero yang asyik makan pizza.
"Tidak tahu, dan tidak mau tahu!" sahut Nero.
"Tuan, jangan seperti itu, jika terjadi sesuatu pada Nona Glam, bisa tamat riawayat kita semua!" seru Botak pada Nero dengan perasaan cemas dan takut. Ya, takut kalau Tuan Damon mengamuk dan melampiaskan marah kepada mereka semua.
Nero berpikir sejenak, mengunyah makanan sambil menatap Botak yang terlihat cemas.
"Kau benar, Botak! Jika terjadi sesuatu pada Nona Glam maka Tuan Damon akan kembali ke setelan pabrik!" Nero segera beranjak dari duduknya menuju lantai atas dan diikuti Botak.
"Glam! Buka pintunya!" seru Damon sambil mengetuk pintu berulang kali, tapi gadis itu tidak kunjung membuka pintu kamar.
"Tuan, ada apa?' Nero bertanya dengan nada pelan dan hati-hati.
"Ambil kunci cadangan!" titah Damon.
"Ba-baik, Tuan." Botak segera bergegas mengambil kunci cadangan kamar itu, tidak berselang lama kembali dan memberikan kunci cadangan pada Damon.
"Apa kau tidak bisa memuaskannya?" tanya Nero absurd.
SRING!!!
Tatapan tajam Damon sangat mengerikan, seperti ujung pedang yang siap menikam lawan. "Apa kau bilang?"
Nero menelan ludah kasar ketika melihat ekspresi mengerikan tuannya.
"Aku hanya bercanda, Tuan. He he he." Nero tertawa hambar sembari memaki dirinya di dalam hati karena sudah lancang bertanya seperti itu pada singa jantan yang sedang mengamuk.
"Sial!!!" maki Damon, sambil menendang pintu dengan perasaan kesal luar biasa. "Kenapa pintu kamar Glam tidak bisa di buka?!" Damon memarahi Nero dan Botak sambil menatap nyalang mereka.
Ingin sekali Nero menjawab, "mana kutahu!!"
Nero udah bosan hidup kayaknya. 🤣
PENARI PANAS TUAN MAFIA
Mana kutahu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 153 Episodes
Comments
enur .⚘🍀
baru Glam yang bisa membuat Damon blingsatan dan kelabakan takut Glam marah 🤭 karna taruhan ny Damon gak akan di kasih jatah 🤣
2025-01-20
1
Efi Yusiyanti
apa nero nanti sama ele thor
2025-01-20
1
Syamsiar Samude
Nero sdh bosan hidup kekx 🤣🤣gara2 hanya disuruh senyum Doraemon marah luar biasa mainx tdk tahu sikon smg nntix Eli tdk melihat sisi absurd mrka
2025-11-15
0