"Aku benci para makhluk yang tak beradab, biar kuberi kamu pelajaran."
Orvis Nemesis, anak dari Sang Dewi Nemesis, seorang Dewi Keadilan yang akan selalu memberi hukuman tegas kepada orang-orang jahat.
Arti Nemesis sendiri berasal dari kata 'Nemein', yang bermakna 'memberikan yang sudah seharusnya'. Dewi pembalasan yang menghukum tanpa kenal belas kasihan.
Maka anaknya pun adalah buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya, yaitu Sang Ibu.
"Nona Astrid, lama tak jumpa setelah banyak misi untuk Demi-God senior, Anda sibuk dengan angkatan kali ini. Saya cukup penasaran dengan junior saya, sekuat apa mereka. Jadi tolong jaga diri Anda agar saya bisa menemui mereka. Pergilah sejauh mungkin." Orvis memasang kuda-kuda dengan pedangnya.
Pedangnya yang selalu menegakkan keadilan seperti ibunya itu, mengarah dengan tegas, penuh keyakinan ke makhluk kotor di depannya.
"Berhati-hatilah!" Astrid menggendong Garza di punggungnya dan segera pergi.
Namun ia kembali mundur karena ada monster-monster lain yang mendekat.
"Orvis!" teriak Astrid. Orvis menengok dan mengerutkan alisnya karena banyaknya jumlah yang mendekat ke arahnya.
Slash!
Dalam sekejap mata, organ-organ seperti jantung dan paru-paru, atau usus monster yang di depannya terpotong-potong dengan rapi dan memuncratkan darah seperti air mancur di taman.
"Pergilah ke alam kematian!"
Wuuunggg!
Suara pintu portal yang familiar baginya terdengar di belakang Orvis. Orvis menengok ke arah suara itu dan rombongan orang muncul dari sana.
Hitungan detik kemudian, gerombolan monster yang datang remuk dan menjadi gumpalan daging yang menjijikan.
"Kenapa kita tiba dengan pemandangan danau darah begini, sih?" keluh Lucy.
"Ah, jadi kalian, ya para juniorku?"
"Hah? Oh."
"Hanya 'oh'? Hey, gadis pirang sepertinya aura seperti ini aku pernah merasakannya. Anak siapa kau?"
"Bahasanya saat kalimat 'anak siapa kau' itu agak ..." gumam Jack.
"Jangan dengarkan kalimat tidak beradab seperti itu, Ken." Irine menutup telinga adiknya yang baru beberapa m…
Demi-God: Fʀoм Zᴇʀo To Hᴇʀo
「Bᴀʟᴀs Dᴇɴᴅᴀм」
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments