Beberapa waktu Arta melihat Lea sudah mulai sedikit membaik, tidurnya pun sudah terlihat tenang. ia menggunakan kesempatan itu untuk segera pergi dari samping Lea.
Arta yang belum sempat mengancingkan kemejanya langsung meraih benda pipih yang ada di saku jas kantornya. ia berniat menghubungi Boy.
"Boy, kirim orang untuk menjemput ku. " perintah Arta.
"Baik. "
Sambungan telepon itu pun terputus, Arta segera merapihkan diri dan langsung keluar dari rumah itu. tidak ada sisa-sisa jejak keberadaan Arta di rumah Lea.
Arta mengunci pintu rumah Lea rapat, setelah itu kunci rumah Lea ia lempar melalui pentilasi yang ada di atas pintu itu.
Tak menunggu lama sebuah mobil hitam metalik pun datang, Arta masuk ke dalam mobil itu dan segera menyuruh orang yang di utus Boy itu untuk segera pergi.
"Kita ke kantor ! " perintah Arta.
"Baik Tuan. " jawab sopir itu.
Saat berada di dalam mobil Arta masih merasakan sensasi pelukan tubuh Lea, dimana Lea membenamkan wajahnya di dada bidang Arta begitu dalam. Jika saja Arta hilang kendali mungkin kini Lea sudah kehilangan kegadisannya. Walaupun Arta sadar itu sudah menjadi hak nya, tapi ia belum mau melakukannya.
"Hallo. " Arta mengangkat sambungan telpon.
"Hallo sayang, aku kangen sekali. " Rengek wanita di sebrang sana.
Arta memijat keningnya kasar.
"Ya ... Memang seharusnya begitu. "
"Aku tahu kamu kesal sayang, baiklah akan aku atur waktu untuk pulang ke Indonesia demi dirimu. "
Seharusnya Arta senang dengan berita kepulangan kekasihnya, tapi entah mengapa dia merasa malas. "Baiklah, akan aku urus biaya transportasi penerbangannya. "
"Aaaa ... Thanks Sayang. Love you ? "
"Emmm ... " Arta menutup sambungan telpon itu tanpa menjawab pernyataan cinta dari Sherin.
Sementara Lea kini baru membuka matanya kala ia merasa istirahatnya sudah cukup. ia baru ingat perihal seseorang yang tadi ada di sampingnya.
"Apa iya tadi ada Mas Arta ? " Tanya Lea dalam kesendiriannya, " Ah tapi mana mungkin. Apa aku hanya mimpi atau berhalusinasi saja ? " L…
Pengganti Adik Ku
BAB 13.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Khusnul Khotimah
bagus lea jg lemah ikuti alurnya,,,,,,,diam bukan berarti kalah,,,,,,,,kala waktu perpisahan tiba angkat wajahmu dg angkuh lalu pergilah dg mantap,,,,,,,maka penyesalan adalah sakit yg tiada terperi yg akan dia rasakan,,,,,,demi seonggoh sampah membuang berlian
2025-01-03
0
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
mulai berlabuh kapalnya
2025-01-03
0
RN
lanjut kk
2025-01-02
1