Part 11

Dengan mesranya, Lian menatap wajah kekasihnya itu. Walau belum puas menikmati kecantikan wajah Mei Yin, tapi dia harus menutup wajah cantik kekasihnya itu agar orang tidak mengenalinya.

"Aku harap, wajahmu tidak akan kamu perlihatkan pada lelaki lain. Cukup aku saja yang menikmati kecantikan wajahmu ini," ucap Lian sambil mengelus lembut wajah kekasihnya itu. Gadis itu tersenyum dan segera menutup kembali wajahnya dengan cadar hitam. Yang terlihat, hanya sepasang mata biru dan alis hitam yang terukir indah.

Di atas kuda yang perlahan mulai berjalan, Mei Yin menyandarkan punggungnya di dada bidang kekasihnya itu. Sementara Lian, hanya bisa tersenyum melihat tingkah Mei Yin yang berlaku manja padanya.

"Bersandarlah sesukamu, karena di kota nanti kita harus kembali menjaga jarak," ucap Lian yang membuat Mei Yin terlihat sedih.

Setelah melewati jalan yang tidak terlalu ramai, akhirnya mereka sampai di jalan utama, di mana banyak orang yang berlalu lalang sehingga Mei Yin harus kembali menjaga jarak dengan Lian.

Dari atas kuda, Lian memperhatikan  setiap para pedagang yang menjual anting dan tusuk konde yang menarik perhatiannya, hingga dia berhenti di depan salah satu pedagang.

"Kamu mau apa?" tanya Mei Yin heran ketika melihat Lian melompat turun dari atas kuda. Lian hanya tersenyum padanya dan melangkah menuju pedagang itu. Dilihatnya sepasang anting dan tusuk konde yang menarik perhatiannya dan menunjukkannya pada Mei Yin. Gadis itu mengangguk tanda mengiyakan. Setelah membayar, Lian kemudian kembali naik ke atas punggung kuda dan memberikan sepasang anting dan tusuk konde itu kepada Mei Yin.

"Pakailah anting dan tusuk konde ini saat kita berjalan-jalan nanti," bisik Lian pelan. Mei Yin menerima pemberiannya itu sambil mengangguk dengan perasaan haru. Dia teringat kembali dengan kakeknya, karena hadiah yang dia terima pertama kali dalam hidupnya adalah sepasang sepatu dari kakeknya. Dan Lian adalah orang kedua yang memberikannya hadiah.

"Terima kasih. Aku pasti akan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

apa lian dibunuh pangeran eh jgn dech kan pangeran baik

2020-06-29

1

Sisilia Jho

Sisilia Jho

aduh Lian rival nya seorang pangeran.teman pula kekasih nya pula..

2020-05-03

1

Ayumi Mimi

Ayumi Mimi

Zhao lie,liang yi,apa lian..aduh mumet mikiran nya thor,trllu byk hati yg terluka 💔💔

2020-04-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!