Mo Lin melangkah keluar kamar dengan rasa penasaran yang menguasai dirinya. Begitu sampai di ruang tamu, matanya semakin terbelalak.
Ruangan yang biasanya penuh dengan barang-barang berserakan dan debu tebal kini tampak hampir tak dikenali. Lantai bersih, meja di sudut ruangan telah diatur rapi, dan bahkan dapur kecil di belakangnya tidak lagi dipenuhi tumpukan piring kotor.
Di tengah semua itu, Mo Xie duduk di sofa tua yang kini terlihat lebih baik karena sudah dilap. Dia mengenakan pakaian sederhana, menyeruput secangkir kopi panas sambil menonton televisi kecil yang gambarnya buram dan sesekali terganggu sinyal. Meski begitu, dia tampak benar-benar menikmati suasana itu, seolah tidak peduli dengan kualitas gambar yang buruk.
“Ka-kak?” panggil Mo Lin dengan ragu, matanya masih menyapu ruangan dengan heran. “Apa yang terjadi di sini? Siapa yang membersihkan semuanya?”
Mo Xie menoleh dengan santai, matanya memancarkan ketenangan yang sulit dijelaskan. “Aku.”
Mo Lin berkedip beberapa kali, memastikan dia mendengar dengan benar. “Kau? Sejak kapan kau… peduli pada hal-hal seperti ini?”
Mo Xie hanya tersenyum tipis, menaruh cangkirnya di meja. “Sejak aku memutuskan untuk memperbaiki semuanya.”
“Semua ini… kau lakukan semalam?” tanya Mo Lin, suaranya setengah tidak percaya. Ia melangkah mendekat, memperhatikan setiap sudut ruangan dengan lebih cermat. Bahkan barang-barang kecil seperti vas retak di sudut ruangan tampak bersih dari debu.
“Aku tidak bisa tidur,” jawab Mo Xie dengan nada datar. “Jadi aku memanfaatkan waktu untuk melakukan sesuatu yang berguna.”
Mo Lin duduk di samping kakaknya, masih sulit percaya. “Tapi… kau biasanya tidak peduli, Kak. Kenapa tiba-tiba begini? Kau bahkan membersihkan kamarku.”
Mo Xie menatap Mo Lin, ekspresinya sedikit melunak. “Kau adikku, Lin’er. Aku sadar selama ini aku telah mengabaikanmu. Mulai sekarang, aku ingin memastikan kau tidak hidup di lingkungan yang membuatmu merasa seperti… tidak berharga.”
Mo Lin terdiam, matanya sedikit…
MODERN DEMON CULTIVATOR
7 Memulai Hidup Dengan Lebih Baik: Hubungan Yang Hangat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments