Di dalam rumah kecil yang pengap, bau alkohol dan asap rokok bercampur menjadi satu. Lampu di ruang tamu hanya menyala setengah redup, menciptakan bayangan-bayangan suram di dinding.
Lin Gua duduk dengan malas di kursi reyotnya, sebuah botol arak setengah kosong masih tergenggam di tangannya. Perutnya keroncongan, dan tidak ada makanan di meja makan yang biasanya disiapkan oleh Lin Xiaoyu.
"Hah! Dasar anak tak tahu diri!" gerutunya, menenggak arak dan menghempaskan botol itu ke lantai. Suara kaca pecah bergema di ruangan, tetapi pria itu tidak peduli.
Ia bangkit dari kursinya dengan langkah sempoyongan, kepalanya terasa berat akibat efek mabuk. Dengan suara keras, ia berteriak memanggil putrinya.
"Lin Xiaoyu! Kemana kau, dasar bocah sialan!" suaranya melengking di dalam rumah yang sunyi. "Kau pikir aku bisa makan sendiri, hah?! Dasar anak tidak berguna!"
Tidak ada jawaban. Hanya kesunyian yang menyambutnya.
Lin Gua berjalan ke dapur, membuka lemari dengan kasar, menjatuhkan beberapa piring dan gelas ke lantai. Ia terus mengumpat, memanggil nama putrinya seakan gadis itu masih ada di rumah.
Namun, di tengah kekacauan yang ia buat, sesuatu membuatnya terhenti.
Dari sudut matanya yang kabur, ia melihat siluet seseorang berdiri di ambang pintu depan. Sosok itu tinggi, berdiri tegak tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Sepasang mata merah menyala dalam kegelapan.
Lin Gua menyipitkan mata, berusaha mengenali siapa yang datang. Dengan sikap acuh, ia melambaikan tangannya dengan kasar.
"Siapa kau?! Penagih hutang?! Sialan! Aku tidak punya uang! Pergi sana!" teriaknya.
Namun, sosok itu tidak bergerak. Tidak menjawab.
Lin Gua mendengus, berjalan terhuyung-huyung ke arah pintu, tetapi sebelum ia bisa mendekat, sosok itu sudah lebih dulu melangkah ke dalam. Langkahnya tenang, tetapi membawa aura dingin yang merambat ke seluruh ruangan.
Lin Gua mencoba memfokuskan pandangannya, dan saat itulah tangan kuat mencengkeram kepalanya.
BRUK!
Kepalanya dibenturkan dengan kasar ke dinding…
MODERN DEMON CULTIVATOR
44 Ayah yang Menjual Putrinya, Iblis yang Mengadilinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments