"Kak Ariell, Van ..." Aruna berjalan perlahan mendekat ke arah Ariell dan Stevanny.
Ariell dan Stevanny yang melihat Aruna kembali, bergegas menghampiri Aruna.
"Kak Aruna gapapa??"
"Kamu gapapa??" Ucap Ariell dan Stevanny bersamaan.
Aruna menggeleng dan tersenyum. "Gapapa ... Tenang aja, kak, Van."
"Maaf ya kak ... Gara-gara aku, kakak jadi kena masalah ..." kata Stevanny, merasa bersalah.
"Iya gapapa, Van ... Aku gapapa kok."
"Tuh kan, kakak bilang juga apa ... Kakak kamu itu baik-baik aja, Van ... Dia ga akan selemah itu ..." Seru Ariell dengan semangat.
Aruna hanya tersenyum melihat Ariell yang terlihat begitu semangat. Begitu pun dengan Stevanny, yang lega melihat Aruna sudah telihat baik-baik aja sekarang.
"Kita mau di sini terus, nih?" Tanya Aruna iseng. "ini pelanggan udah pada pulang, kak??" lanjut Aruna berjalan perlahan ke tempat duduk biasanya.
"Iya, dek ... Udah pulang dari tadi." berjalan menyusul Aruna.
"Emm ..."
"Tapi di sebelah masih ramai, kak ..."
"Ooo aku kira udah pulang semua."
"Belum, bahkan rombongan kak Byan masih di depan." seru Stevanny menggoda Aruna.
Sementara Byan juga kembali ke depan, namun lewat jalan lain.
"Lo dari mana, Yan??" Tanya Dipta penasaran.
"Biasa, dari belakang." ucap nya asal.
"Ketemu Aruna kan, lo." ledek Langit smirk.
"Kalau iya kenapa? ada masalah buat lo?" Seru Byan sedikit sombong dengan wajah datar nya.
"Iya, gapapa juga sih, cuman nanya aja." kata Langit.
"Oh ya, di antara kalian ada yang kenal sama cowok tadi?" Tanya Byan dingin.
"Hmm yang mana?"
"Yang tadi ganggu Aruna."
"Ooo dia, dia satu perusahaan sama kita ... Tapi bagian mana, gue ga tau." Jelas Dipta.
"Emang iya? ko gue ga pernah liat dia sebelum nya."
"Iya, dia beda bagian dari kita."
"Kalian pantau dia! Jangan sampai kejadian tadi terulang lagi!" tegas Byan.
"Oke."
"Yaudah, kita pulang sekarang? Tanya Byan pada Dipta dan juga Langit.
"Iya ayo, besok udah masuk juga. Gue takut gue ga bisa bangun pagi." jelas Langit
"Yaudah, ayo jalan. Kalian duluan, gue…
Mystery Of Love In The Shadow City
Pantau Dia, Jangan Sampai Dia Mengganggu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments