Di rumah bibi siska..
" Aura, mau kemana kamu?" Tanya Tante siska
" Mau ke kota mah, aku dapat kerjaan. Oiya mah, papah belum pulang?"
" Belum, udah tiga padahal perginya"
" Ya udah aku pergi ya mah, dan ini uang buat mamah" ucap aura melemparkan seikat uang berwarna merah mamahnya yang jumlahnya tidak sedikit
" Banyak banget ra, uang dari mana ini?"
" Uang dari orang kota itu loh ma, yang janji kalau si miskin itu harus balik ke kampung, dan berhasil kan kita udah buat dia balik ke kampung dan gak berani lagi ke kota"
" Hebat kamu Ra, Ya sudah kamu hati hati di jalan" ucap Tante Siska
Aura pun berangkat ke kota menggunakan mobil miliknya yang agak jauh dari kampungnya
" Anakku memang hebat, masih muda udah punya mobil sendiri, punya uang banyak dan pacar seorang polisi
" ck, ck, ck.... Intan... intan... untung saja kamu sudah mati, kalau tidak hidupmu akan menderita seperti anak anak kamu, Punya anak kok gak bisa membahagiakan orang tua, gak bisa punya uang banyak, kasihan sekali kamu intan,hahahaha" ucap Bibi siska yang berbicara seorang diri seakan ibunya nisa yang merupakan adik kandungnya ada di sana
" Padahal anakmu Dewi kini telah menjadi orang kaya, tapi sayangnya dia pun tak mau
mengakui bapaknya karena miskin, sial sekali nasibmu intan, andai aku jadi kamu pasti aku akan lebih memilih mati daripada harus hidup miskin seperti suami dan anak-anakmu sekarang " ucapnya tersenyum
*****
Di kota, aura memasuki sebuah bar yang merupakan tempat manusia yang tak takut dosa
Aura menerima sebuah pesan dari seorang mucikari bahwa dirinya ingin di booking oleh seseorang Ya, pekerjaan aura adalah seorang kupu-kupu malam, namun tak ada yang mengetahui nya
Mucikari tersebut tak pernah bertemu dengan aura, hanya melalui pesan dan masalah pembayaran langsung di bayar oleh pemesan kepada aura namun di potong separuh oleh mucikarinya
Setelah menghubungi pria yang memesan nya, aura segera pergi untuk menghampiri pria tersebut yang sedang duduk bercerita bersama t…
Anak Seorang Tukang Becak
Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments