Pagi yang cerah membuat rio sangat bersemangat setelah malam tadi dia dan istrinya menginap di rumah mamanya
Sarapan pagi ini di buat oleh nisa dengan rasa yang sangat di sukai oleh suami, dan mertuanya, Tapi tidak dengan omah lidia yang masih belum bisa menerima kehadiran nisa
" Makanan apa ini yang kau berikan padaku?" Tanya omah menyingkirkan makanan nya
" Kenapa omah? Apakah rasanya tidak enak?" Tanya nisa
" Iya rasanya tidak enak, kamu sengaja kan membuatnya asin agar darah tinggi ku kumat dan mengalami stroke " ucap omah
" Tanpa aku buat asin juga darah tinggi omah emang selalu naik kok" balas nisa
" Iya itu karena kamu, setiap aku melihat mu aku selalu merasa darahku naik, apalagi kemarin waktu keluarga mu yang miskin itu di sini, aku tak bisa menahan darah tinggi dan bau sampah keluargamu itu"
" Omah ..!!! " Teriak Rio
" Lihat Tiara, anakmu sekarang sudah mulai membentak ku hanya karena aku mengatakan yang sebenarnya tentang wanita ini"
" Ibu, jaga ucapan ibu, nisa lagi hamil jadi jangan buat dia bersedih bu" ucap tiara
" Apa?? Hamil? Apakah kau yakin jika itu adalah anak Rio ?" Tanya omah lagi
" Omah...!!! " Teriak nisa
" Apa? Kamu gak terima? Kenapa kamu dan anak kamu tidak mati saja saat kecelakaan itu? Padahal aku ingin sekali melihatmu mati saat itu juga " ucap omah tak sadar dengan keceplosan nya, Dan segera menutup mulutnya
Tentu saja semua yang ada di sana begitu
terkejut, bagaimana bisa omah mengetahui itu padahal tak ada seorang pun yang memberitahu bahwa nisa sudah mengalami kecelakaan
" Omah!!!!! Apa maksud omah? Apakah omah tau atau omah yang merencanakan semua kecelakaan istriku?" Tanya Rio menatap omah
" Tidak rio, omah tidak mengerti apa yang kamu katakan" Ucap omah ingin melarikan diri
" Omah .!!! Kalau omah tidak jujur,saat ini aku akan membuat omah tinggal di dalam penjara" ancam Rio
Omah merasa takut akan ancaman dari rio apalagi melihat perubahan sikap Rio yang tegas maka ucapannya tidak akan main main
Akhirnya omah berka…
Anak Seorang Tukang Becak
Bab 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments