Lisa mengembuskan napasnya pelan, jantungnya terasa berdegup kencang setelah mendengar suara Sagara di seberang sana. Lidahnya kelu, ingin menyahut, tetapi begitu sulit berucap. Sekali lagi, suara serak Sagara tampak memenuhi gendang telinganya.
“H-halo,” ucap Lisa terbata-bata.
“Lisa? Ada apa menghubungi saya? Bukankah kamu sudah memberikan jawaban atas permintaan saya kemarin, lalu kenapa sekarang menghubungi saya, atau kamu berubah pikiran?” tanya Sagara di seberang sana keheranan.
Padahal yang terjadi, pria itu tampak merekahkan senyumannya sebab apa yang dibayangkan kemarin benar-benar terjadi hari ini. Lisa pasti menghubungi dirinya karena sudah buntu memikirkan hutang dan tunggakan biaya rumah sakit.
“A-anu, apa penawaran kemarin masih berlaku?” tanya Lisa, lirih.
“Jadi benar, kamu berubah pikiran sekarang. Kenapa tiba-tiba?”
“Sa-saya bersedia menikah dan mengandung anak anda. Tapi, bisakah saya meminta apa yang anda janjikan sekarang,”
“Kamu pasti terpaksa menerima tawaran itu. Lebih baik tidak usah sekalian karena saya hanya menginginkan wanita yang benar-benar rela dan tulus menyerahkan dirinya untuk mengandung keturunan saya,”
“Kenapa begitu, bukankah anda kemarin yang memaksa saya menerimanya?”
Lisa tampak cemas, ia pikir Sagara tidak akan serewel ini. Meski ia akui bahwa keputusannya menerima tawaran Sagara masih belum seratus persen ikhlas dari hatinya, mengingat ada banyak hati yang ia jaga sehingga masih ada setitik keraguan yang bergelayut di batinnya.
“Aku tidak ingin anak itu lahir tanpa ada rasa kasih sayang di dalamnya. Jika suatu saat, ketika dia besar, dan bertanya pada ke dua orang tuanya mengenai kehadirannya di dunia, akan kamu jawab seperti apa nantinya? Kamu akan mengatakan jika kehadirannya hanya untuk ditukarkan dengan uang satu miliar, begitu?” jelas Sagara.
Meskipun hatinya menginginkan Lisa, tetapi jika gadis itu begitu terpaksa menerima pinangannya, maka keputusan Sagara adalah mundur. Ia tidak ingin anaknya lahir ke dunia tan…
Bukan Pelakor Biasa
bab 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments