Kemarahan Sagara

Dewi memasuki kediaman mertuanya dengan riang. Hatinya begitu bahagia karena hari ini bisa bertemu kembali dengan Kelvin dan jalan berdua sepulang dari syuting. Dengan langkah pasti, wanita itu mulai masuk dan mencari keberadaan mertuanya untuk menjenguknya.

Dewi sedikit kesal dengan suaminya karena baru kali ini dirinya tidak mengabari bahwa ibu mertuanya masuk ke rumah sakit, padahal biasanya dirinyalah orang pertama yang mendapatkan kabar itu. Namun, hari ini dirinya mengetahui keadaan mertuanya melalui mbok Surti.

Tumben banget nggak ada yang ngabarin aku, kalau aku nggak pulang cepet, aku nggak bakalan tahu keadaan mama. Mas Saga juga sama aja, batin Dewi.

Dirinya mulai masuk ke kamar mama Rida setelah mendapatkan informasi bahwa mertuanya tengah beristirahat di kamarnya. Dewi yang memang sudah terbiasa keluar masuk ke rumah itu pun perlahan mengetuk pintu kamar yang tertutup.

“Ma, ini Dewi,” ucapnya dari luar.

“Masuk saja,”

Dewi segera membuka pintu, dilihatnya sang mertua tengah duduk bersandar pada headboard dengan ponsel di tangannya. Wanita cantik itu mendekat dengan membawa kantor kertas berisikan kue dan roti kesukaan mertuanya. Diletakkannya barang bawaannya ke atas nakas kemudian duduk di pinggiran kasur.

Mama Rida yang melihat kedatangan Dewi seolah tidak bisa menyembunyikan rasa marahnya. Wanita paruh baya itu terlihat acuh tak acuh akan kedatangan menantunya. Namun, ia mencoba sabar, ia tidak ingin kesehatannya menurun karena emosi yang tidak terkendali.

“Ma, mama sakit apa? Kenapa bisa masuk rumah sakit? Mas Saga bahkan sampai nggak ngabarin aku,” adunya, berharap mertuanya akan memarahi putranya.

“Saya tidak apa-apa. Hanya sedikit terkejut setelah mendengarkan kabar yang kurang mengenakkan,” jawabnya ambigu.

Dewi meneguk ludahnya kasar setelah mendengar jawaban mertuanya. Baru kali ini mertuanya menyebut dirinya sendiri dengan kata saya, padahal biasanya wanita paruh baya itu akan menyebut mama untuk dirinya sendiri.

“Ka-kabar apa, ma?…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

WATADOS=WAjah TAnpa DOSa nya 🙄🙄🙄..Udah gak punya urat malu,Bangkai gimana rapi dibungkus juga tetap aja kecium..

2025-08-24

0

Wensy Gusno

Wensy Gusno

Lanjut thor

2025-03-24

1

Lita

Lita

up

2025-03-24

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!