“Lu mau ngapain ke sini?” tanya William mencoba untuk tetap tenang.
“Kebetulan gue lewat eh malah gatal pengen dobrak pintu itu,” jawab Aditya dengan tatapan tajam.
“Lu nggak liat apa yang gue pegang?” tanya William sambil menodongkan pistolnya kepada Aditya.
“Lu juga nggak liat apa yang barusan gue lakuin?” tanya Aditya sambil menunjuk pintu.
“Gue emang terkesan, tapi manusia tetap akan mati jika peluru pistol ini tepat sasaran.”
“Ya, itu juga kalau tembakan lu tepat sasaran,” jawab Aditya.
William kemudian menarik pelatuknya. Suara tembakan terdengar pelan karena menggunakan peredam suara. Frita, Rani dan Sherly menutup matanya karena takut. Tapi terdengar suara William meringis kesakitan. Pistolnya sudah terlempar jauh dan di tangannya sudah menancap pisau belati milik Aditya.
“Lu ternyata masih amatir,” ledek Aditya sambil mendekati William.
“Cih, bagaimana lu bisa menghindar?” tanya William sambil mencabut pisau belati di tangannya.
“Gue tahu amatiran seperti lu akan mengincar organ vital seperti jantung dalam tembakan pertama. Dengan begitu gue cukup menghindari arah perlurunya saja, gampang banget bisa ditebak. Kalau orang amatir seperti lu harusnya menggunakan tembakan pertama sebagai umpan lalu tembakan selanjutnya baru mengarah ke organ Vital,” jawab Aditya dengan santai.
“Mbak cepat keluar,” ucap Dani sambil melambaikan tangannya. Frita, Rani dan Sherly segera keluar dari ruangan tapi mereka enggan untuk pergi dan memilih melihat Aditya dari luar.
“Sebaiknya kita telepon polisi sekarang,” kata Rani.
“Nggak usah Mbak, kata bos Aditya sebentar lagi polisi juga datagn ke sini,” cegah Dani.
“Polisi datang ke sini?” tanya Sherly bingung.
“Yang jelas sekarang Mbak semuanya menjauh dari sini, takutnya William mengamuk dengan senjatanya,” perintah Dani.
“Tapi Aditya gimana?” tanya Rani cemas.
Mereka kemudian pergi menjauh dari ruangan itu, tapi tiba-tiba dua orang pria menghadang. Mereka berdua adalah anak buah William yang sengaja direkrut untuk menjadi pegawai…
Rembulan Di Pelukan
Bab 121
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 367 Episodes
Comments
agussajiwo
😆😆😆😆
2021-06-12
0
Anin Faris
👍
2021-06-08
0
Saptia Ismiraj
hatur nuhun tos up dai.lanjut
2021-06-08
0