“Bisa saja ini cuma kebetulan belaka,” gumam D sambil menyerang Aditya dari belakang.
“Kita tidak akan tahu sebelum membuktikannya secara langsung,” ujar E sambil menerjang.
“Pisau harus dilawan dengan pisau juga!” kata si C sambil ikut menyerang.
Serangan D berhasil dihindari Aditya sedangkan serangan si E ditahan dengan kakinya, lalu tebasan si C ditahan oleh pisau belati. Aditya menendang si E sambil melompat, pisau belatinya juga berhasil menyayat tangan si C. si D berhasil menangkap Aditya dari belakang namun cengkramannya lepas setelah Aditya menusuk kaki kanannya.
Heni bangkit lalu menghajar A yang sedang terkesima melihat pertarungan Aditya. tanpa ampun Heni terus menghajarnya terutama tangan kirinya yang sudah patah. Si D berusaha membantu namun Aditya menyerangnya walau tebasan pisau belatinya hanya menggores leher si D.
“Gue tidak menyangka jika kalian mengenali belati milikku ini,” ucap Aditya sambil memainkan pisau belatinya.
“Menarik,” ujar B, kemudian dia menyerang dengan siletnya. kelenturan tubuh dan kelincahannya dalam bergerak memang luar biasa, beberapa kali siletnya hampir mengenai Aditya.
“Silet memang tajam, tapi kurang kuat jika harus menghadapi pisau,” kata Aditya sambil menahan semua serangan B, beberapa silet miliknya mulai patah dan berserakan.
“Tapi pisau terlalu besar serta mudah dilihat, jadi tidak efektif untuk membuat serangan yang mengejutkan,” kata B. tapi tiba-tiba dia kaget karena dari pipi dan lehernya terasa darah mengalir disertai rasa perih.
“Lu memang benar, tapi ujung pisau terkadang luput dari perhatian lawan,” kata Aditya.
Semua leher penjahat yang berhadapan dengan Aditya tadi sudah tersayat oleh pisau belatinya. Hanya A saja yang tidak tersayat karena sedang dihajar oleh Heni. Mereka semua mulai termenung cukup lama.
“Jika dia mau leher gue pasti sudah terkoyak,” gumam e sambil memegang luka di lehernya.
“Jadi dia benar-benar orangnya ya,” ujar C.
“Sekarang, giliran gue yang unjuk kebolehan,” ucap Aditya sambil maju men…
Rembulan Di Pelukan
Bab 127
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 367 Episodes
Comments
Yance Ago Riwu
lanjut ke episode berikutnya
2021-06-12
0
Erwan Syah
lanjut
2021-06-12
0
Munasir Muntaha
berlanjut
2021-06-12
0