Sebuah mobil melaju dengan kencang, melewati pepohonan yang besar, dedaunan jalan yang berserakan dengan tenang menjadi berhambur-hamburan, sebuah rumah kosong yang besar, sepi tak ada orang yang melewati, ditengah-tengah kota yang tak berpenghuni, rumah angker bagi kalangan masyarakat yang mempercayai.
“Cocokkah tempat itu? Ucap Kenzi yang baru sampai ke lokasi tujuan dengan memandang ke depan rumah tua seperti sebuah gedung yang kotor sambil tangannya memegang setir.
“Dari data yang kita dapat, rumah ini seharusnya cocok terhindar dari pelacakan. Jelas Ali
“Huh! Liatnya saja bikin merinding. Ucap Kenzi
“Siang bolong ini, iman lu dimana? Ledeknya Ali
“Ayo turunlah, kita bisa cek dan meminta izin untuk menghuni rumah ini. Ucap Fattan meleraikannya.
Mereka bertiga turun dari mobilnya, melihat-lihat keadaan sekitar, mencari orang yang bersangkutan dengan rumah kosong bekas jajahan orang asing, tiada pun disana hanya suara serangga dan angin lembut yang membunyikan nyanyian pohon-pohon daun berguguran. Lelah mencari hingga awan berubah menjadi Suasana semakin mencekam, mereka memasuki rumah tua yang besar, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan kilatan cahaya yang memasuki ruangan yang semakin gelap. Tiba-tiba mereka di kejutan dengan lampu yang menyala secara serentak, mereka terus melihat-lihat sisi-sisi ruangan dengan teliti.
“Jalanlah terus li... mengapa berhenti? Ucap Kenzi yang sedang berjalan, tiba-tiba menabrak Ali yang terhenti. Ali hanya mengangguk-anguk diam membisu melanjutkan berjalan
“Itu ada tangga, kita bisa periksa keadaan diatas sana... Ucap Kenzi
Merekapun menaiki tangga dengan pelan-pelan dan ragu-ragu dengan melihat di sekeliling mereka
“Kau kenapa? Apakah sekarang kau takut menaiki nya hah? Ceplos Kenzi
“Sttt! Kau ini! Kalau kau berani sana cek sendiri di atas! Jelas Ali
“Huuuu menantang yahh... perkataanmu di mobil seolah-olah kau paling jantan. Sambar Kenzi
“Banyak bicara kau! Ucap Ali dengan kesal
“Sekarang marah! Baik aku akan tunjukan iman…
Close The World Of Madness
Terjebak dalam Rumah Tua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments