Hujan sangat deras hari ini, terus turun dari sejam yang lalu, bahkan angin juga bertiup sangat kencang dan sesekali petir menyambar permukaan bumi dengan acak. Aizha melongokan kepalanya dan mengelap kaca jendela yang berembun, di luar sana ada seorang anak kecil yang bermain hujan dengan seekor anjing, anak itu menggunakan mantel hujan berwarna biru. Aizha cukup heran kenapa anak itu tidak takut pada petir dan tetap senang bermain di luar dan kenapa orangtuanya membiarkannya berada di luar seorang diri. Apa dia harus keluar dan menyuruh anak itu pulang?
Aizha berbalik dari jendela dan memutuskan untuk membiarkannya saja, dia mendekati Nuka yang tengah menonton kartun we are bears, mengusap kepalanya sekilas lalu duduk di sampingnya dan memeluk adiknya itu. Minggu yang dingin dan hujan terus menerus turun, rencana mereka semua gagal dan mereka harus betah tetap dirumah mungkin untuk seharian. Sejujurnya Aizha suka seperti ini, bermalas-malasan dirumah dan merasa sejuk dari efek hujan dan Nuka juga tak masalah dengan itu.
Aizha menyeruput cokelat panasnya dengan mata yang terus fokus pada layar TV dan tangan yang sibuk memainkan rambut pendek Nuka yang kini tidur di pangkuannya. Mereka dikagetkan dengan teriakan melengking anak kecil, apa itu anak kecil yang tadi bermain hujan dengan anjingnya? Kini suara gongongan anjing terdengar. Dengan panik Aizha kembali ke jendela dan mengintip keluar, anak itu tak tampak lagi di depan rumah nya, kini ia berada di sisi kiri rumah, dekat semak-semak terjatuh ke tanah sambil menangis, wajah dan rambutnya telah basah kuyup terkena hujan.
Aizha menyuruh Nuka tetap berada di sofa dan tak beranjak kemana-mana dan dia dengan terburu-buru berlari ke luar rumah tanpa payung dan mantel hujan. Gadis itu dengan cepat mendekati anak kecil bermantel biru itu yang masih menangis.
“ada apa?” tanyanya namun anak laki-laki yang sepertinya sebaya Nuka itu tak menjawab dan langsung berhambur ke pelukan Aizha yang sudah basah kuyup. Tubuh anak…
Bittersweet Villain
BAB 06
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments