Aizha duduk sendirian di sebuah coffe shop mini diseberang jalan sekolah Nuka, menunggu adik kecilnya pulang sekolah. Gadis itu menatap keluar jendela, kearah sekolah dasar sang adik sambil menyesap americano dinginnya. Akhir-akhir ini Aizha jadi lebih jarang bekerja padahal dulu dia dengan susah payah mencari pekerjaan dan untungnya dia bisa mendapatkan satu, namun kini terasa sia-sia dan seperti tak berarti lagi. Apa alasannya? Aizha mencoba-coba mengingat disudut ruang memorinya, apa Caiden pernah menyuruhnya berhenti? Apa pria itu mengatakan demi keselamatannya? Apapun itu Aizha bahkan tidak begitu peduli lagi, dia lelah, tubuh dan pikirannya lelah. Untuk beberapa hari ini serangan paniknya sering kambuh dan dia insomnia hampir tiap malam. Terakhir kali ia merasa sangat senang dan hidup adalah saat mereka bertiga pergi ke taman bermain di pusat kota dan bermain dengan puas, namun akhir-akhir ini entah kenapa terasa lebih berat dari biasanya.
Pada pagi menjelang siang ini tak ada banyak orang yang berada disekitar coffe shop baik di dalam maupun diluar. Mungkin karena ini adalah jam sibuk, orang-orang pastinya masih bekerja di kantor mereka, bekerja di manapun itu, sekolah, atau melakukan hal-hal sibuk lainnya. Hanya ada beberapa orang yang ada disana.
Seharusnya setelah mengantar Nuka sekolah tadi Aizha langsung kembali ke apartemen Caiden dan berangkat untuk menjemput adiknya saat jam pulang sekolah. Namun daripada melakukan hal itu, dia lebih memilih untuk duduk di tempat itu sendirian dengan secangkir americano dingin, blueberry cake, dan semua pemikirannya yang muncul dan hilang dalam kepalanya. Aizha merasa sedikit sesak beberapa hari ini, tak yakin kapan tepatnya hidupnya terasa seperti bukan lagi miliknya, gadis itu merasa seperti tengah menjalani kehidupan orang lain yang jauh berbeda dari miliknya dulu, terasa seperti dia sedang berada di dunia paralel yang jauh dari dunianya yang asli.
Aizha tak pernah menyangka pertemuannya dengan Caiden untuk kedu…
Bittersweet Villain
BAB 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments