Meskipun kesibukan membangun organisasi e-sports dan melatih dua tim baru sangat menyita waktu, kedekatan Ren dan Aisha semakin romantis. Di sela-sela jadwal padat, mereka selalu menyempatkan diri untuk menghabiskan waktu berdua. Malam-malam di rumah mewah mereka, jauh dari kebisingan markas, sering diisi dengan obrolan ringan, tawa, dan rencana masa depan yang mereka bangun bersama. Aisha selalu menjadi pendengar setia, bahu yang nyaman bagi Ren setiap kali ia merasa lelah atau ragu. Sentuhan-sentuhan kecil, seperti Aisha yang mengelus pergelangan tangan Ren setelah seharian bekerja keras, atau Ren yang menyiapkan teh hangat untuk Aisha di malam hari, menjadi bukti cinta mereka yang semakin dalam.
"Kamu terlihat capek, Ren," kata Aisha suatu malam, memijat lembut pelipis Rangga yang mengerut di depan layar monitor. "Istirahat sebentar, ya."
Rangga tersenyum, menyandarkan kepalanya di bahu Aisha. "Aku hanya ingin semuanya sempurna, Sayang. Kita sudah sejauh ini."
Usulan Liburan dari Eva
Pagi itu, setelah sesi latihan yang intens bagi tim cadangan, Ren sedang duduk di ruangannya, menganalisis data performance pemain. Pintu diketuk pelan, dan Eva (IGN: Blaze), sang assault dari tim cadangan, masuk dengan ragu-ragu.
"Ada apa, Eva?" tanya Ren, mengangkat pandangannya dari layar.
Eva terlihat sedikit kikuk. "Maaf mengganggu, Coach Ren. Tapi... kami semua merasa sedikit jenuh." Ia menggaruk kepalanya. "Latihannya sangat intens, dan kami sudah berbulan-bulan tanpa jeda."
Ren mengangguk, memahami. Ia melihat potensi besar pada Eva dan timnya, dan ia tahu kebosanan bisa menjadi musuh terbesar bagi motivasi.
"Kami tahu Turnamen Online sebentar lagi," lanjut Eva. "Tapi... apakah mungkin kita bisa liburan sejenak? Hanya untuk menyegarkan pikiran sebelum kita menghadapi tekanan kompetisi."
Ren terdiam sejenak, mempertimbangkan. Ia tahu para pemain, terutama yang muda, memang membutuhkan refreshment. Tentu, Ren akan mempertimbangkannya bersama Aisha. Ia memanggil Aisha ke ruangan…
Zero Point Survival
Bab 48: Sebuah Jeda di Tengah Persiapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments