Setelah beberapa hari di rawat karna luka parah,akhirnya supri siuman.
Supri terbangun ari tidurnya dan melihat Mbah Bong yang sedang sibuk menggoreng tempe bawang uyah dan menyiapkan sambal buat makan. Ia merasa sedikit lebih baik dan berusaha untuk duduk.
Mbah Bong melihat Supri terbangun dan berdiri mendekati tempat tidurnya. "Bagaimana, Supri? Apakah kamu sudah merasa lebih baik?" Mbah Bong bertanya dengan mata yang peduli.
"jangan Banyak bergerak dulu, nanti malah kambuh" imbuhnya
Supri mengangguk dan bertanya, "Berapa lama lagi aku akan sembuh dari racun ini, Mbah Bong?"
Mbah Bong memandang Supri , "Mungkin setelah lima hari, kamu akan mulai merasa lebih baik. Tapi, kamu harus terus minum jamu yang aku buat dan istirahat yang cukup."
Supri mengangguk dan berkata, "Aku akan melakukan apa yang kamu katakan, Mbah Bong."
Mbah Bong dan berkata, ", Supri. Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan sebagai tanda imbal balik. kamu jangan kawatir, kamu akan lekas sembuh seperti semula."
Mbah Bong kemudian kembali ke dapur untuk menyelesaikan makanan yang sedang dimasaknya. Supri memandangnya dengan rasa syukur dan berharap bahwa ia akan segera sembuh dari racun yang ada di dalam tubuhnya.
setelah sekian lama menunggubakhirnya
Mbah Bong pun selesai memasak dan memanggil Supri untuk makan. "Supri, makanan sudah siap! Mari, kita makan bersama!" Mbah Bong berkata dengan sangar
Supri yang sedang berbaring di dipan, melihat Mbah Bong membawa makanan yang harum dan lezat. Ia merasa lapar dan berusaha untuk duduk.
Mbah Bong membantu Supri duduk dan meletakkan makanan di depannya. Nasi liwet yang hangat dan harum, sambal terasi yang pedas, ikan asin yang renyah, dan lalapan yang segar, semuanya terlihat sangat menggugah selera.
Tak lupa, Mbah Bong juga menyajikan wedang jahe yang hangat dan menyegarkan. "Ini untuk menemani makan kita, Supri," Mbah Bong berkata dengan senyum.
"terimakasih mbah "
Supri dan Mbah Bong pun makan dengan lahapnya, menikmati setiap gigitan makanan…
RETAK
Teror
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments