Malam yang sunyi dan sepi, hanya diisi dengan suara langkah kaki Prayogo yang mondar-mandir di ruang tamu. Jam dinding menunjukkan pukul 19.00, Prayogo masih terlihat gelisah dan tidak tenang.
Prayogo gelisah, berjalan mondar-mandir di ruang tamu sambil menghisap rokok Marlboro merahnya. Ia berpikir keras, mencoba menganalisa mengapa Syekh Nurudin berambisi untuk mengislamkannya.
"Kenapa dia begitu berambisi?" Prayogo bertanya kepada dirinya sendiri. "Apa yang membuatnya begitu peduli dengan aku?"
Kenapa ya,?. Padahal antara dia dan aku sebelumnya juga gak kenal, tetspi????"
Prayogo tidak bisa memahami alasan di balik tindakan Syekh Nurudin. Ia merasa bahwa Syekh Nurudin tidak memiliki alasan yang jelas untuk berambisi mengislamkannya, karena mereka tidak saling mengenal sebelumnya.
Prayogo merasa semakin bingung dan gelisah. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukan, atau bagaimana cara menghadapi situasi ini. Ia hanya bisa berjalan mondar-mandir di ruang tamu, sambil menghisap rokoknya dan berpikir keras tentang apa yang terjadi.
" Manusia misterius itu bikin Pusing Kepala, Huaaaaaah" Gerangnya.
Setelah menghabiskan 10 batang rokok, Prayogo tiba-tiba teringat bahwa ia memiliki guru spiritual, Mbah Bong. Ia merasa bahwa Mbah Bong mungkin bisa membantu menjelaskan apa yang terjadi dengan Syekh Nurudin.
Oh, iya... Mbah Bong... iya ..iyaaa.." gumam prayogo tersenyum.
"Aku ingat beliau, Mbah bong memang ahli Nujum yang Sakti, kenapa Aku tak mengingatnya ya?. iya..iya.. mungkin karna kesibukan ku jadi aku melupakan Guru spiritualku." Dalam Batin Prayogo.
Namun, ketika Prayogo teringat tentang Mbah Bong, ia juga teringat tentang kejadian yang tidak menyenangkan di rumahnya. Mbah Bong pernah berantem dengan besan Prayogo, Muryadi, karena mereka berselisih faham tentang pamali pemberkatan kakak.
"Tetapi...???, Iya ya, pas waktu aku mau menikahkan Putri dengan Yogantara tempo waktu dulu, mbah bong berselisih Faham dengan Pak Muryadi, Sampai berantem, sejak itulah mbah bong ta…
RETAK
Mencari Hiburan di kala Gundah.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments