Satya pun mengikuti Hania dan Shandira dari belakang. Dia hanya ingin memastikan bahwa Hania pulang dengan selamat dan tempat tinggal Hania untuk sekarang. Sementara di dalam mobil Shandira menasehati Hania.
"Nia, kamu nggak baik menghindar terus seperti ini. Kamu harus selesaikan dulu masalah kamu sama Satya." Ucap Shandira.
"Nggak ada yang perlu dibahas lagi dir, lagian dia juga sudah mau ngajuin cerai. Jadi udah gak ada yang perlu dibahas lagi." Ujar Hania.
"Tapi tadi kan Satya udah mau minta maaf sama kamu Nia. " Ujar Shandira.
"Udah ah, dari awal dia udah gak percaya sama aku. Kepercayaan itu perlu dira dalam sebuah hubungan, dia sama sekali nggak percaya sama aku sampai dia mau mengajukan cerai. Lagian dari awal pernikahan kami memang sudah tidak baik." Ujar Hania.
"Kalian menikah dengan baik-baik, sah secara agama Hania. Saranku coba kamu pikirkan dulu baik-baik jangan mengambil keputusan saat emosi." Ujar Shandira.
"Aku perlu waktu dulu untuk menenangkan diri dulu dir, pikiran ku saat ini sangat kacau." Ujar Hania.
"Yaudah, pokoknya terbaik untuk kalian. Gimanapun aku akan selalu dukung keputusan Nia." Ujar Shandira.
"Makasih ya Dira, dari dulu kamu emang sahabat terbaikku. Entah bagaimana aku bisa bertahan dari masalah hidupku jika kamu nggak dampingi aku dari dulu dari sejak pertunangan ku kandas." Ujar Hania.
Setelah memastikan Hania sampai di rumah Shandira dengan baik, Satya pun pulang ke rumah. Sesampai di rumah dia menemukan papa dan mama nya duduk di ruang tamu.
" Pa, ma, kapan sampai? Kok gak ngabarin kalo mau kesini?" Tanya Satya.
Tiba tiba
Plaakkkk
Papa Satya menampar Satya. Ini kedua kalinya Papa Satya menampar Satya setelah sebelumnya saat Satya putus dengan Tania.
"Kamu gila Satya, kenapa kamu mau menggugat cerai Hania? Kesalahan apa yang Hania buat sampai membuat kamu mengambil keputusan ini?" Tanya papa Satya dengan marah.
"Pa, aku nggak mau cerai sama Hania." Ujar Satya.
"Terus apa-apaan surat cerai ini, kamu mau ngelak gimana lagi. Mana Han…
Terjebak Menikahi Tetangga Kosan
37. Kemarahan Mama Papa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments
Indri Eriene Wulan Sari
Contoh jantan tak pakai
2021-11-28
0
Eva
CEO kok bodoh
2021-05-24
2
Venus Thomson
bodohnya lelaki satu ini..dy yg harusnya diamuk malah dy ngamuk ke hania..ngajuin cerai pula
2021-03-06
1