Belum hilang keterkejutan Hilal, Papa Hilal langsung mengajak Hilal untuk melaksanakan akad nikah sekarang.
"Ayo pak penghulu, kita mulai acaranya." Ujar Papa Hilal.
"Pa? Papa serius? Cacanya mana? Emangnya setuju? Kok kayak beli kambing aja." Tanya Hilal dengan wajah Heran.
Mama Hilal pun menepuk pundak Hilal dengan kuat.
"Awww mama sakit." Ujar Hilal sambil mengelus pundaknya.
"Kamu sembarangan aja, masa' disamain sama kambing. Mama papa pasti memberikan yang terbaik buat kamu. Nggak mungkin asal. Lagian Caca udah berkorban nyawa buat kamu. Kamu nya aja yang nggak ingat." Ujar Mama Hilal.
Hilal pun diam sejenak. Dia mengingat kembali perkataan Alif yang mengatakan kalau dia sudah mengambil keperawanan Reysa. Walaupun Hilal merasa tidak pernah melakukannya, Hilal yakin tidak mungkin Alif sembarangan berbicara.
"Jadi Hilal ragu ni sama anak om?" Tanya Papa Reysa.
"Nggak nggak mungkin om. Oke Hilal setuju." Jawab Hilal dengan spontan karena takut Papa Reysa salah paham.
"Mati gue, kok mulut gue latah karena saking takutnya sama Om Sofyan. Udahlah nggak mungkin mama papa ngasih cewek sembarangan, daripada cari sendiri kayak Nabila lagi dapetnya." Gumam Hilal dalam hati.
"Hilal Hilal kenapa kamu bengong." Tanya Mama Hilal.
"Eh nggak ma, tapi Hilal kan belum siapin mas kawin. Terus yakin nikahnya gini aja?" Tanya Hilal heran dengan keputusan orang tuanya.
"Udah yang penting sah aja dulu. Nanti baru kita pikirin pestanya. Mas kawinnya ini mama udah bawa." Ujar Mama Hilal sambil memberikan perhiasan berlian yang dibawanya.
"Ayo pak, silahkan dimulai. Data-datanya sudah bisa diuruskan." Tanya Papa Hilal.
"Iya, mari pak kita mulai. Silahkan pengantin laki-lakinya ambil wudhu terlebih dahulu." Jawab Penghulu.
Akhirnya Hilal dibantu oleh Mamanya pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Selama di kamar mandi Hilal mempertanyakan dengan mamanya apakah dia benar-benar akan menikah.
"Udah, mama sama papa cuma mau kamu dapat wanita yang baik-baik. Caca ini wanita yang baik, ngg…
Terjebak Menikahi Tetangga Kosan
S3 Menikah Mendadak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments