Elias mengemudikan motornya ke Harlem, menuju panti asuhan di mana ia pernah tinggal selepas kematian ibunya.
Harlem satu-satunya tempat yang ia pikir bisa membuatnya tenang selama sejenak. Karena di sana, ia bukan hanya bisa menenangkan diri, tetapi juga mengenang sang ibu lewat cerita-cerita Suster Marriana.
Elias melepas helm-nya, menatap bangunan panti yang cukup tua. Seorang perempuan setengah baya terlihat sedang berjalan-jalan di luar, Elias tergerak untuk mendekatinya.
Perempuan itu melihat Elias, matanya agak memicing untuk memastikan bahwa penglihatannya tidak salah melihat. "Elias? Apakah itu kau, Nak?"
Elias mendekati Suster Marriana, tersenyum padanya dan mengangguk. "Iya, Suster. Ini Elias, bagaimana kabarmu?"
Marriana tersenyum, mengusap lembut pipi Elias. "Kabarku baik, Nak. Kau tumbuh besar begitu cepat, sampai Suster tidak lagi bisa mengenalimu," katanya seraya terkekeh pelan.
"Ayo masuk, Nak. Kau pasti lelah setelah berkendara, kita bisa minum teh. Kau datang untuk mendengar cerita Ibumu lagi, kan? Kau pasti sangat merindukannya," ucap Marriana seraya melangkah masuk ke dalam ruangannya.
Ia terus bercakap-cakap panjang, mengenai keadaannya akhir-akhir ini, tentang anak-anak yang pernah ia urus dan banyak hal lainnya. Elias tetap mendengarkan cerita Marriana dengan senang hati. Mengikuti perempuan yang pernah menjadi pengasuhnya itu hingga ke dalam.
Elias duduk di sofa yang sudah terlihat usang itu, bahkan suaranya berdecit pelan saat Elias duduk di atasnya. Tetapi, demi menghormati Marriana, Elias berusaha duduk dengan santai di sana.
"Teh dan biskuit?" tawarnya, meletakkan secangkir teh yang dibuatnya dan biskuit ke atas meja di depan Elias.
"Tidak perlu repot-repot, Suster. Aku bisa membuatnya sendiri nanti," kata Elias. Ia meraih tangan Marriana dan memintanya untuk duduk bersamanya.
"Duduklah, Suster. Kau kelihatannya sangat lelah hari ini." Elias menatap wajah Suster Marriana selama beberapa saat, melihat dengan baik wajah yang tel…
The Halycone Code
THC 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
elias seperti kulkas 4 pintu bisa nangis juga kangen sama ibu nya
2025-07-26
1
yosh—
persahabatan mereka sedikit ....
2025-07-25
1
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
foto siapa tuh 🤔
2025-07-24
1