Arsya keluar dari Bank Darah Rumah sakit, ia nampak pucat. ibu Atika menghampirinya dan membantu putra keduanya itu untuk duduk.
"Bu' Keadaan Riri bagaimana" tanya Arsya
"Sekarang sedang menjalani transfusi darah, doakan adik mu semoga dia baik - baik saja"
"Arsya minta maaf Bu, karena sudah lalai menjaga Riri, jika Saja saya tidak pergi keluar negeri mungkin ini tidak akan terjadi"
"Sya' dengarkan Ibu ini semua sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa, jadi jangan pernah salahkan dirimu. Yang harus kita lakukan sekarang mendoakan Riri agar segera pulih."
Dimas keluar dari Ruangan itu, tatapan penuh tanya dia terima dari seluruh keluarga.
"Riri sedang Tidur sekarang"
Arsya Berdiri dan langsung memeluk Dimas erat.
"Terimakasih Sudah melindungi adik saya"
"Tidak perlu berterima kasih Bang' ini sudah menjadi kewajiban Saya. Seharusnya Sayalah yang harus berterima kasih karena Abang sudah mendonorkan darah untuk istri saya"
"Itu juga sudah kewajiban Saya "
terdengar suara langkah kaki mendekati mereka ternyata yang datang adalah Arham dan Ajudannya.
Arham menyalami semua orang yang ada di sana.
"Hei uncle Syah, oleh - olehnya mana"
"Hei Bocah bisa - bisanya kamu meminta oleh - oleh di saat seperti ini"
"Uncle Sebuah janji akan terus di tagih tidak perlu melihat situasi. semakin Ramai semakin baguskan"
"Memangnya Cucu Kakek ini minta apa sama unclenya"
" Buku Magic of Thinking Big"
Dimas terkejut mendengar ucapan Arham, apa dia tidak salah mendengar, seorang anak kecil yang berusia 10 tahun lebih, membaca sebuah buku tentang bisnis.
"Tidak perlu terkejut seperti itu, bola mata mu hampir keluar, Bocah ini casingnya saja anak - anak tapi sebenarnya dia sudah tua" ucap Arsya yang sengaja menekankan kata Tua pada akhir kalimatnya.
Arham tidak memperdulikan Perkataan Unclenya itu.
"Uncle Punya Buku itu, kamu bisa meminjanya." ucap Dimas
"Sungguh... Baiklah tapi jangan berharap saya akan berteman dengan anda Tuan karena anda telah merebut Aunty Ri' kesayangan ku."
Dimas hanya melong…
Pandanganmu
73. Apa Yang kamu tanam Itu Yang kamu Tuai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
Naila Putri
smg sehat ya Riri
2021-02-17
2