Lina perlahan membuka matanya dan melihat seorang lelaki yang tengah tertidur di sofa membelakangi dirinya.
"Apa itu tuan Bagas tidak sih?" Lina sejenak ragu takut salah mengenali.
Ia mencoba turun dari ranjang tapi bagian bawah terasa sangat ngilu sehingga ia berteriak kecil dan itu membuat lelaki yang tengah tidur itu terbangun dan langsung duduk.
"Ada apa? kamu mau kemana?" lelaki itu langsung menghampiri Lina dan mencerca dengan berbagai pertanyaan.
"Itu tuan, saya mau kekamar mandi." jawab Lina setengah berbohong karan ia juga hendak buang air kecil.
"Kenap ga bangunin saya." lelaki itu mengangkat tubuh mungil Lina dan membawanya kekamar mandi.
"Apa yang tuan lakukan, turun saya tuan. Saya busa sendiri."
"Sudah diam, jangan banyak bicara." Bagas perlahan menurunkan Lina dan mendudukan di kloter duduk.
"Tuan, bisa ga keluar dulu." pinta Lina malu.
"Sudah buruan, ngapain malu sih. Saya itu sudah melihat segalanya jadi ngapain malu." ujar Bagas kesal.
"Tapi tuan...."
"Buruan atau saya bantu kamu buka ."
"Jangan tuan, biar saya sendiri saja." Lina terpaksa menuntaskan hajatnya di depan Bagas, meski tidak nyaman dari pada ditahan bisa jadi penyakit. Lina membuang rasa malunya karna sudah di ujung tanduk. Setelah selesai kembali Bagas mengendongnya dan membaringkan lagi di ranjang .
"Terimakasih, tuan." ucap Lina.
"Sama - sama, apa kamu lapar?" tanya Bagas lembut.
"Lumayan." angguk Lina malu - malu.
"Mau saya suapin?" tawar Bagas.
"Ga usah, tuan. Biar saya sendiri aja." tolak Lina ga enak hati.
"Maaf." ucap Bagas.
"Kenapa tuan minta maaf?" tanya Lina heran.
"Gara - gara saya kamu jadi begini. Harusnya saya bermain lembut bukan grasak grusuk sehingga berakhir seperti ini." sesal Bagas.
Terdengar helaan nafas dari hidung Lina. Ia tak tau mesti menanggapi seperti apa. Hanya diam yang Ia bisa.
"Kamu marah?" tanya Bagas.
"Apa saya punya hak untuk marah?" tanya Lina. Giliran Bagas yang tidak bisa menjawab pertanyaan dari Lina.
"Sudahlah, lebih baik kamu habiskan nasinya…
Pengasuh Buat Candu
Bab 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments