Chapter 3

"iishh...! Kenapa kita malah bahas si jelek itu sih Ma?" kesal Salma.

Mama Dian melebarkan mata nya, "Jangan salahkan mama..? Kamu yang membahas nya duluan." sentak Dian tak terima. Rio meletakkan sendok makan nya sontak membuat semua orang melihat ke arah nya.

"Nak Anya? Temui dia..!" pinta Rio dengan lembut.

Anya tersenyum manis dan mengangguk lalu segera pergi dari meja makan Keluarga Adipati, Dara melihat semua orang begitu memperhatikan Anya,Dara mengepalkan tangan nya dengan mata yang berkaca-kaca.

"Sampah? Sehina itu kah aku Mas di matamu?" Batin Dara menghapus air mata nya lalu kembali keluar dari ruangan kecil itu hendak menemui suami nya dan akan meminta penjelasan langsung dari Abian.

Dara buru-buru masuk lewat pintu dapur, kebetulan memang tidak ada seorang pembantu di rumah itu karna memang Dara lah yang mengerjakan segala pekerjaan rumah.

Dara mencuci tangan nya terlebih dahulu juga mengganti pakaian nya dengan yang sudah di cuci di jemuran kain.

"Aku berharap kamu hanya berakting aja mas. "Batin Dara penuh harap.

Dara yang tidak mandi selama dikurung sebagian besar tubuh nya yang kotor terutama kaki nya, Dara berjalan cepat menuju kamar dan membuka nya. Setelah pintu terbuka, hati Dara teriris melihat pemandangan yang sangat menyayati hati nya.

Deg...

Dara melihat Abian berciuman dengan Anya yang membuat kedua nya menoleh ke asal suara, dalam pikiran kedua nya siapa yang berani mengganggu kemesraan mereka.

"Mas?" lirih Dara berkaca-kaca.

Abian menggeram marah melihat Dara. Anya memperhatikan penampilan Dara yang sungguh seperti gembel jalanan bahkan gembel pun lebih bersih di banding Dara.

"Siapa dia sebenar nya mas?" tanya Dara menghampiri Abian dan berniat memegang lengan Abian, namun di tepis kasar oleh Abian hingga Dara terjungkal kebelakang.

Anya membekap mulut nya melihat pemandangan itu, segitu benci nya Abian pada Istri nya tapi kalau Anya ada di posisi Abian akan sangat malu memiliki pasangan mirip seperti gembel.

"Berani sekali kau menyentuhku wanita mandul..!" marah Abian menggelegar.

"Mas? Aku nggak mandul, umur pernikahan kita masih 4 bulan tapi kamu mengatai aku mandul dan kamu berselingkuh dengan wanita pelakor ini." kata Dara bangkit dengan mata berkaca-kaca.

"Lagian apa kamu pernah menyentuhku Mas? Bagaimana aku bisa hamil mas kalau kamu nggak pernah menyentuh aku sama sekali?Kalaupun cuma sekali itu mustahil aku langsung hamil anak kita mas." lirih Dara.

Abian semakin terbakar mendengar kekasih hati nya di sebut sebagai pelakor apalagi Dara percaya diri sekali kalau Abian ingin menyentuh nya, melirik saja Abian tidak lah sudi.

"Kamu pelakor dan selingkuhan suami orang? Kenapa menggoda pria yang sudah beristri ha? Apa diluar sana tidak ada Pria yang lebih baik lagi, padahal kamu sangat sempurna." ucap Dara menatap Anya dengan penuh harapan semoga Wanita itu mau meninggalkan suami nya.

Abian semakin terbakar dengan perkataan Dara, Abian mengambil vas bunga dan dia melemparkan vas itu ke arah Dara yang membuat Dara menjerit kesakitan, karena serpihan vas yang Abian pecah kan mengenai kaki Dara, kaki Dara mengeluarkan darah dan darah itu menetes ke lantai.

"Mas?." Dara menangis kesakitan dengan perlakuan kasar Abian, biasa nya Abian hanya berbicara kasar saja akan tetapi kali ini Abian udah main kasar.

"Kalau sampai Anya meninggalkanku maka kau akan aku bunuh hari itu juga." kata Abian dengan mata merah berapi-api penuh kebencian.

"Beb? Jadi ini istri mu?." tanya Anya dengan tawa yang tertahan benar-benar merasa geli begitu jelek nya wanita sah nya Abian pantas saja Abian begitu jijik dengan Istri nya.

Bahkan dengan percaya diri nya Dara mengusir Anya seolah-olah Ia adalah pengganggu diantara pernikahan bahagia pasangan suami-istri padahal Abian tak mencintai Dara sama sekali.

"Bukan honey..! Dia cuma babu ku." jawab Abian beralih lembut ke Anya.

Dara menatap tak percaya betapa lembut nya Abian pada Anya, sungguh Ia tak pernah melihat sisi Abian yang seperti ini.

"Mas? Kenapa kamu berselingkuh dariku?." tanya Dara dengan derai air mata.

"Cuuiihhh??" Abian meludahi wajah Dara, Dara yang mendapat perlakuan dan hinaan seperti itu hanya memejamkan mata nya dan mengepalkan kedua tangannya.

"Kau ngga melihat bagaimana rupa buruk mu ini ha, ngaca dulu sana? Pria setampan aku menyukaimu yang tak berbeda jauh dengan gembel? Kau masih bocah dan tubuh mu, lihat tubuh mu sungguh datar sama sekali nggak menarik dan aku tidak berselera menyentuh mu." sinis Abian merendahkan.

"Mas aku udah besar.! Umurku 19 tahun Mas bukan bocah lagi, masalah penampilanku jika kamu membiayai ku maka aku akan cantik seperti apa yang kamu mau." kata Dara dengan air mata berjatuhan.

"Diam...!!" sentak Abian.

"Kau benar-benar menguji kesabaran ku..! Kenapa aku harus membiayai mu wanita jelek? Kau sama sekali nggak tahu diri." marah Abian menendang kaki Dara yang terduduk dan lampu hias juga terjatuh mengenai punggung Dara.

Abian hendak memukul Dara yang memekik memejamkan mata nya namun Ia tak merasakan sakit.

"Sialan..! hampir aja aku menyentuh sampah." geram Abian melihat tangan nya lalu beralih ke Anya yang sejak tadi hanya diam saja.

Abian menghampiri Anya dan memegang kedua bahu Anya, "Kamu nggak papa kan Honey?"

"Kenapa kamu bisa menikahi wanita jelek itu Abi. Sebenarnya kamu buta atau bagaimana?" tanya Anya penasaran.

Abian menghela nafas bahwa semua ini karna Nenek nya, jika Abian tidak menikahi Dara maka Ia tak akan dapat warisan. Keributan di kamar Abian membuat semua Keluarga Adipati berbondong-bondong mendatangi kamar Abian.

"Jalang sialan ini kenapa kau bisa ada disini?" pekik Salma.

"Cepat usir gembel ini Kak..! Aku nggak butuh dia lagi." pinta Abian.

Dian hendak menolak karna mereka butuh pelayan tapi Anya menangis meminta Diam memilih nya atau Dara, sehingga semua Orang menendang Dara keluar dari rumah Adipati bersamaan Surat Cerai yang telah di tanda tangani oleh Abian di lemparkan ke arah Dara.

"Cepat tanda tangan...?!" teriak Abian.

Salma menarik kasar rambut Dara yang terus saja menangis dibantu oleh Dian yang juga memukul tangan Dara untuk mau di gerakkan menuntun untuk menandatangani.

"Hinaan kalian? Perlakuan kalian? Tatapan kalian? Aku nggak akan pernah lupakan semua ini. "Batin Dara terisak-isak.

Dengan terpaksa Dara menandatangani surat Cerai itu ,lalu Dara melihat ke arah Anya yang tengah tersenyum manis sambil bersedekap dada dengan tangan Abian melingkar di pinggang bodygoals Anya.

Dara menatap Abian dengan tatapan begitu terluka tapi Pria itu sama sekali tak mengasihani nya.

"Mas?" lirih Dara yang masih berharap Pria itu memanfaatkan nya.

Biarlah Ia dimanfaatkan asalkan tidak di ceraikan oleh Abian, cinta itu memang buta tapi Dara hanya ingin membalas sedikit rasa sakit yang di alami nya dan juga berharap bisa memperbaiki semua nya karna mengingat wasiat mendiang Nenek mereka.

"Jangan pernah berharap anakku akan mengasihani mu wanita jelek." ucap Dian memijak jari tangan Dara membuat Dara merintih kesakitan.

Dara mengamati ekspresi semua Orang yang begitu puas juga menertawai nya, kini tidak ada lagi keinginan nya untuk kembali pada Abian. Ia berjanji akan balas dendam atas semua yang Dara dapat kan.

Salma menarik Dara menuju pintu keluar. "Pergiii?!" usir Salma mendorong Dara yang langsung tersungkur di halaman rumah.

Keluarga Adipati menertawakan Dar yang begitu menyedihkan, Dara terdiam dengan tatapan kosong juga air mata yang terus mengalir deras.

Setelah itu Dara keluar, Pintu gerbang di tutup lalu Dara melihat ke belakang dengan perlahan Dara melihat ke arah Keluarga Adipati yang tertawa keras yang memperlakukan nya begitu hina seperti ini.

Apa salah Dara pada mereka? Dara sangat baik pada mereka dan tak pernah melawan meski mereka berkata kasar juga main tangan, Dara juga bekerja tanpa lelah dan tak pernah mendapat gaji, kenapa keluarga itu memperlakukan nya seperti duri di dalam daging?.

Tangis Dara pecah seketika, berbagai hinaan dari keluarga Adipati terus berputar di sekeliling nya bagaikan kaset.

"ka--kalian? Begitu kejam..!" lirih Dara.

Dara mencoba untuk bangkit, sungguh luka di sekujur tubuh nya tidak terasa sakit lagi dibandingkan luka di dalam hati nya lebih menyakitkan dan mungkin tidak bisa pulih sebelum membalas keluarga itu.

\*

Bersambung.....................................

Terpopuler

Comments

Morna Simanungkalit

Morna Simanungkalit

Dara keluar dan berusaha agar nanti dapat membalaskan perbuatan mereka dan jangan mau memelas pada siapun bertidaklah sendirian orang yang tulus akan Tuhan berkati.

2026-07-23

1

Nabila

Nabila

jaga mulut mu. Anya dasar ruba pelakor .. cantik muka tapi kau. merebut suami orang lebih hina hidup mu anya

2026-05-29

1

Mario Parlente

Mario Parlente

Cerita nya terlalu lebay masa di hina di maki di pukul masih hidup🤣🤣🤣

2026-06-01

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 BAB 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 PROMOSI KARYA BARU
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 Chapter 167
168 Chapter 168
169 Chapter 169
170 Chapter 170
171 Chapter 171
172 Chapter 172
173 Chapter 173
174 Chapter 174
175 Chapter 175
176 Chapter 176
177 Chapter 177
178 Chapter 178
179 Chapter 179
180 Chapter 180
181 Chapter 181
182 Chapter 182
183 Chapter 183
184 Chapter 184
185 Chapter 185
186 Chapter 186
187 PROMOSI KARYA BARU
Episodes

Updated 187 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
BAB 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
PROMOSI KARYA BARU
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
Chapter 167
168
Chapter 168
169
Chapter 169
170
Chapter 170
171
Chapter 171
172
Chapter 172
173
Chapter 173
174
Chapter 174
175
Chapter 175
176
Chapter 176
177
Chapter 177
178
Chapter 178
179
Chapter 179
180
Chapter 180
181
Chapter 181
182
Chapter 182
183
Chapter 183
184
Chapter 184
185
Chapter 185
186
Chapter 186
187
PROMOSI KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!