Masuk perangkap!

Pesawat yang ditumpangi Doug melintasi langit Prancis menuju Indonesia. Setelah menempuh belasan jam dan satu kali transit, akhirnya Doug sampai di Indonesia.

Sebelumnya Doug sudah memesan hotel untuk menginap satu malam dan tour guide sebelum dirinya melanjutkan perjalanan menuju Bali.

Douglas menghampiri seorang pria yang berdiri di dekat lokasi penjemputan penumpang.

"Bonjour!" sapa tour guide pria sembari memegang papan bertuliskan 'Mr. Douglas—Prancis.'

"Pakai bahasa inggris saja," jawab Douglas, seraya menarik nafas panjang. Perjalanan jauh membuatnya sangat lelah. Di tambah lagi udara yang panas membuat kepalanya jadi pusing.

"Baik, Tuan." Pria tersebut segera membantu membawa koper Doug. "Perjalanan Anda pasti melelahkan," ucapnya sambil membuka bagasi mobil, memasukkan koper ke dalam sana. Lalu membuka pintu mobil bagian belakang untuk Doug.

"Heum, aku merasa jet lag." Doug memijat pelipisnya. "Aku butuh istirahat, segera!" tegasnya.

"Baik, Tuan." Pria tersebut segera melajukan mobil warna hitam mengkilap itu.

"Aku lupa siapa namamu," ucap Doug, sembari menatap jalanan kota yang sangat padat pada siang hari itu. Udara juga terasa panas.  Tentu dia sedikit syok melihat lalu lintas di Jakarta. Doug meminta pria itu menurunkan suhu AC mobil, tapi sayangnya tidak membantu, dia masih kegerahan.

"Namaku Supriyanto," jawab pria tersebut sangat ramah dan full senyum sembari menatap Doug dari spion tengah.

"Oh, namamu sulit sekali aku ucapkan. Bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan Sup?" izin Doug setelah beberapa kali mengeja nama 'Supriyanto' tapi selalu gagal.

"Sup?" Pria itu garuk-garuk kening sambil nyengir, sebenarnya keberatan tapi pada akhirnya dan dengan terpaksa dia mengizinkan tamunya memanggilnya dengan sebutan menggelikan itu.

"Okey! Sup, senang bertemu denganmu, aku harap kau menjadi tour guide yang baik untukku," ucap Doug, tersenyum tipis seraya menghenyakkan punggungnya ke sandaran jok, lalu membuka beberapa kancing kemejanya, lalu mengibaskan salah satu tangan di depan wajahnya yang merah karena kegerahan.

Supri tersenyum sambil mengangguk sebagai jawaban.

"Very hot!" keluh Doug, sudah seperti ikan yang terpanggang di atas teflon.

"Welcome to Indonesia! Indonesia beriklim tropis jadi suhunya selalu panas," sahut Supri sambil terkekeh, lalu membuka semua kaca jendela mobil agar ada angin masuk ke dalam kabin mobil, dan meredakan rasa gerah yang di rasakan Doug.

"Begini lebih baik." Doug menghela nafas lega sambil memejamkan mata, menikmati angin kota yang berhembus.

"Indonesia memang panas tapi aku yakin Anda akan betah berada di sini, dan aku jamin Anda tidak ingin pulang," canda Supri pada tamunya sambil terkekeh pelan.

"Oh ya? Aku tidak yakin hal itu akan terjadi karena aku adalah type orang yang mudah bosan."

"Tuan, Indonesia memiliki keragaman budaya, destinasi wisata indah, dan yang terakhir adalah wanita Indonesia tak kalah indah dan cantik-cantik," jelas Supri membanggakan negaranya tercinta.

Doug mengangguk-angguk mendengar ucapan Supri, lalu sesaat kemudian dia baru teringat tentang satu hal.

"Sup, membahas masalah wanita, apakah kau bisa mengenalkan aku pada wanita Indonesia yang cantik, dan eksotis?" Doug mencondongkan setengah badan ke depan, menatap Supri dari samping.

Supri menoleh menatap Doug dengan tatapan menyipit. "Wah! Anda ini nakal sekali," ledeknya sambil nyengir lebar, menandakan kalau ucapannya hanyalah candaan.

"Aku serius, Sup."

"Apakah Anda masih single?" Supri bertanya serius.

"Aku sudah menikah."

"Anda ingin berkhianat?"

"Mungkin." Doug menjawab sembari menaikkan kedua bahunya bersamaan. "Hubunganku dengan Freya sudah hampa dan dingin."

Supri mengangguk-angguk. Mendengar kalimat itu ia sudah paham perasaan Doug saat ini.

"Baiklah. Aku akan mencarikan wanita cantik sesuai keinginanmu."

*

*

Bintang mempertimbangkan tawaran Tari.

Bekerja!

Hutang!

Uang!

Itulah yang ada di dalam pikiran Bintang saat ini. Jika dirinya tidak bekerja, maka dirinya tidak akan mendapatkan uang untuk membayar hutang mendiang ayahnya.

"Kalau kamu mau menerima tawaran itu, kamu bisa datang ke hotel x untuk menemui temanku bernama Santi," ucap Tari pada anak tirinya.

"Kenapa di hotel?"

"Mana aku tahu! Mungkin dia ingin merekrut pegawai baru untuk hotelnya!" bohong Tari sambil tersenyum penuh arti.

Bintang berpikir sejenak sebelum akhirnya mengangguk mengambil tawaran itu.

"Baiklah, kapan aku bisa menemuinya?"

"Besok malam. dandan yang cantik dan pakai baju bagus!" Tari mengingatkan seraya memberikan alamat hotel pada Bintang.

"Terima kasih," ucap Bintang untuk pertama kalinya.

"Wah! Apa aku nggak salah dengar? Kamu bilang 'terima kasih' sama aku?" Tari tertawa menggelegak. "Tapi, memang sudah seharusnya kamu mengucapkan kata keramat itu sih!" imbuhnya penuh sindiran.

Bintang memutar kedua matanya dengan malas mendengar ucapan ibu tirinya, kemudian dia segera kembali ke kamar.

Tari tersenyum jahat begitu Bintang sudah tidak terlihat. Mengambil ponselnya untuk menghubungi sesorang.

"Mangsa udah masuk perangkap!"

Terpopuler

Comments

Anonim

Anonim

Taei kau dapat karma telah menjerumuskan anak tirimu.
Semoga Bintang tidak di kerjain lebih dulu sama si pria tua gendut tapi langsung ketemu Douglas - setidaknya pasti lebih bertanggung jawab dari pada pria tua gendut yang sudah menyerahkan uang pada Tari ibu tiri laknat

2025-08-14

5

Ainal Fitri

Ainal Fitri

jahat nya Tari... uang nya d ambil tp bintang nya gak dpt bagian pdhl mah dia yg d jual oleh Tari. dasar Mak tiri 😤

2025-08-14

7

🍒WINA🍒

🍒WINA🍒

Dasar ibu tiri lucknut tega menjual bintang demi hidup enak, kasian bintang dijebak sm ibu tirinya dijual sm pria botak dan buncit....

Kayaknya bintang bertemu sm sidoughlas dan membuat perjanjian mau mengandung anaknya akan melunasi utang2 mendiang ayahnya....

2025-08-16

3

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Dingin dan hampa
3 200 juta!
4 Masuk perangkap!
5 Tolong aku, Tuan!
6 Obat laknat!
7 Mengagumi
8 Manusia Dajjal!
9 Tidak mau memaafkan
10 Fall in love at first sight
11 Pintar memanfaatkan keadaan
12 Nenek Lampir
13 Tidak asing
14 Bau busuk
15 Mencari gadis itu?
16 Tuduhan
17 Suara itu?
18 Kembali bertemu
19 Wanita iblis
20 Mas Bule
21 Dia punya Instagram?
22 Tugas dadakan
23 Oh, Jantungku!
24 Calon duda
25 Syarat dari Bintang
26 Kekuatan Ibu Isa
27 Seberapa banyak?
28 Menarikmu ke Ranjang
29 Memaksamu
30 Lepas, Mas
31 Overprotektif
32 Hancur tanpa sisa!
33 Bule edyan
34 Mas Bule yang narsis
35 Rencana Doug
36 Bulan madu?
37 Cup!
38 Cemburu buta
39 Nggak cemburu!
40 Terlalu tampan
41 Kau memeriksanya?
42 Cap Cip Cup!
43 Terbuai dan selalu terbuai
44 Jalur Ilegal!
45 Tawaran dan kerja sama
46 Aku cemburu?
47 Siapa Denaro?
48 Gara-Gara Bikini
49 Sandiwara
50 Andai saja
51 Dia harus mati!
52 Merasa Bosan
53 Bertemu Denaro
54 Kegilaan Freya
55 Berakhir
56 Rasanya ingin mati!
57 Kabur
58 Ayo, menikah, Mas!
59 Khawatir
60 Masih Segelan
61 Kami bukan anak kecil!
62 Ketularan mesum
63 Ganteng-ganteng kok dingin
64 Liona
65 Karya baru Emak (My Sexy Lady)
66 Boleh Unboxing?
67 Suara hantu
68 Golll!
69 Teriakan pengusir hantu
70 Malu banget
71 Kejutan untuk Bintang
72 Pabrik Susu
73 Akan Pret pada waktunya!
74 Malam Panjang
75 Mbak Kunti
76 Kayak Kanebo kering
77 Tidak Normal
78 Mulai Oleng
79 Jancok!
80 OTW Prancis
81 Aneh banget
82 Calon suami
83 Aku bukan Bapakmu!
84 Gagal Anu
85 Bertengkar
86 Panggilan baru
87 Lagi malas
88 Kencan
89 Hai, Pacar?
90 Nyetrum
91 Kiss
92 Nikah Yuk!
93 Ciuman pertama
94 Pahit, Mas
95 Tunangan
96 Waktunya tiba
97 Menunggu Hasil Akurat
98 Bisa mati aku
99 Mau di kamar terus
100 Seperti di makan harimau.
101 Penawaran terbatas, Mas
102 Tahan Nafas
103 Golll!
104 Hukuman Doug
105 Lagi dan lagi
106 Empat kali sehari
107 Launching
108 Tamat
109 Tiba-Tiba Bobok Sama Majikan (Karya Baru Emak)
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Awal
2
Dingin dan hampa
3
200 juta!
4
Masuk perangkap!
5
Tolong aku, Tuan!
6
Obat laknat!
7
Mengagumi
8
Manusia Dajjal!
9
Tidak mau memaafkan
10
Fall in love at first sight
11
Pintar memanfaatkan keadaan
12
Nenek Lampir
13
Tidak asing
14
Bau busuk
15
Mencari gadis itu?
16
Tuduhan
17
Suara itu?
18
Kembali bertemu
19
Wanita iblis
20
Mas Bule
21
Dia punya Instagram?
22
Tugas dadakan
23
Oh, Jantungku!
24
Calon duda
25
Syarat dari Bintang
26
Kekuatan Ibu Isa
27
Seberapa banyak?
28
Menarikmu ke Ranjang
29
Memaksamu
30
Lepas, Mas
31
Overprotektif
32
Hancur tanpa sisa!
33
Bule edyan
34
Mas Bule yang narsis
35
Rencana Doug
36
Bulan madu?
37
Cup!
38
Cemburu buta
39
Nggak cemburu!
40
Terlalu tampan
41
Kau memeriksanya?
42
Cap Cip Cup!
43
Terbuai dan selalu terbuai
44
Jalur Ilegal!
45
Tawaran dan kerja sama
46
Aku cemburu?
47
Siapa Denaro?
48
Gara-Gara Bikini
49
Sandiwara
50
Andai saja
51
Dia harus mati!
52
Merasa Bosan
53
Bertemu Denaro
54
Kegilaan Freya
55
Berakhir
56
Rasanya ingin mati!
57
Kabur
58
Ayo, menikah, Mas!
59
Khawatir
60
Masih Segelan
61
Kami bukan anak kecil!
62
Ketularan mesum
63
Ganteng-ganteng kok dingin
64
Liona
65
Karya baru Emak (My Sexy Lady)
66
Boleh Unboxing?
67
Suara hantu
68
Golll!
69
Teriakan pengusir hantu
70
Malu banget
71
Kejutan untuk Bintang
72
Pabrik Susu
73
Akan Pret pada waktunya!
74
Malam Panjang
75
Mbak Kunti
76
Kayak Kanebo kering
77
Tidak Normal
78
Mulai Oleng
79
Jancok!
80
OTW Prancis
81
Aneh banget
82
Calon suami
83
Aku bukan Bapakmu!
84
Gagal Anu
85
Bertengkar
86
Panggilan baru
87
Lagi malas
88
Kencan
89
Hai, Pacar?
90
Nyetrum
91
Kiss
92
Nikah Yuk!
93
Ciuman pertama
94
Pahit, Mas
95
Tunangan
96
Waktunya tiba
97
Menunggu Hasil Akurat
98
Bisa mati aku
99
Mau di kamar terus
100
Seperti di makan harimau.
101
Penawaran terbatas, Mas
102
Tahan Nafas
103
Golll!
104
Hukuman Doug
105
Lagi dan lagi
106
Empat kali sehari
107
Launching
108
Tamat
109
Tiba-Tiba Bobok Sama Majikan (Karya Baru Emak)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!