Tolong aku, Tuan!

Bintang malam ini terlihat sangat cantik. Wajahnya terlihat bersinar di bawah cahaya lampu lobby hotel mewah. Gadis berusia 21 tahun itu mengenakan pakaian formal warna hitam putih. Rambut panjangnya di kuncir kuda, dan tas slempang terkait di pundak kiri.

"Selamat malam, Mbak." Bintang menemui respsionis.

"Ada yang bisa kami bantu, Kak?" tanya resepsionis dengan ramah.

"Emh ... saya mau bertemu dengan Bu Santi." Bintang menjawab dengan gugup.

"Bu Santi?" Resepsionis itu berpikir sejenak, kemudian mengecek komputernya. "Oh, mau interview kerja ya? Atas nama Bintang?" tanyanya sambil menatap gadis cantik dihadapannya.

"Iya, Mas." Bintang mengangguk mantap tanpa keraguan.

Resepsionis tersebut memberikan sebuah kartu untuk Bintang.

"Kartu apa ini?" tanya Bintang  sebelum menerima kartu tersebut.

Resepsionis itu tersenyum, kemudian menjelaskan bahwa kartu tersebut adalah key card untuk membuka pintu kamar hotel. Ia juga mengajari Bintang menggunakannya.

"Oke, terima kasih, Mas." Bintang segera beranjak menuju kamar hotel. Tanpa merasa curiga, Bintang terus melangkah hingga kedua kakinya terhenti saat berdiri di depan pintu kamar yang di cari. Bintang menarik nafas panjang saat perasaan gugup mendera. Dia berdoa lebih dulu sebelum masuk ke dalam ruangan tersebut. Berharap interview kerja membuahkan hasil. Itulah yang ada di benaknya tanpa merasa curiga kalau dirinya telah di jebak ibu tirinya.

Bintang membuka pintu kamar hotel tersebut menggunakan kartu akses di tangannya.

Seorang pria paruh baya menoleh ketika mendengar suara pintu di buka dari luar. Dia tersenyum lebar, karena mangsanya sudah datang.

"Selamat malam." Bintang menyapa dengan suara gugupnya, sembari mengendarkan pandangan ke segala penjuru kamar itu. Kamar bernuansa putih, dengan aroma terapi membuatnya seketika merasa sedikit gelisah di tambah lagi di tengah ruangan itu ada seorang pria paruh baya.

Siapa pria itu?

"Hai, selamat malam. Kamu pasti Bintang ya?" jawab pria paruh baya dengan kepala pelontos sembari menatap Bintang dari atas sampai bawah, menilai penampilan gadis itu sambil menelan ludah. Tak sia-sia dirinya sudah mengeluarkan uang ratusan juta kalau dapatnya cantik dan menawan kayak gini.

"Iya. Anda siapa?" tanya Bintang yang masih berdiri di dekat pintu. "Bukankah kamar ini udah di pesan sama Bu Santi untuk interview kerja?" tambahnya, menatap pria paruh baya itu penuh selidik.

"Ah, kamu benar. Aku Anton. Panggil Om Anton, asisten Bu Santi. Beliau akan terlambat, jadi untuk itu kamu harus menunggunya di sini," jawab pria tersebut, tentunya berbohong. Dia udah sekongkol dengan Tari.

"Oh, begitu." Bintang yang masih polos mengangguk percaya tanpa ada rasa curiga atau keraguan.

"Mari silahkan duduk." Pria itu meminta Bintang agar mendekat dan duduk di kursi yang tersedia di sana.

Bintang mengangguk, kemudian duduk dengan sopan sambil memeluk tasnya.

Pria itu tersenyum penuh arti menuangkan air putih ke gelas yang sudah di campurkan obat perangsang. "Silahkan diminum. Biar nggak gugup," katanya sambil menyodorkan gelas itu pada Bintang.

"Terima kasih, Om Anton." Bintang menerima gelas tersebut lalu meminum airnya sampai habis.

"Kamu masih sangat muda, pasti langsung di terima Bu Santi."

"Saya harap juga begitu, Om. Lagi butuh banget kerjaan," jawab Bintang, tersenyum tipis.

Pria itu pura-pura melihat jam tangan, "mungkin sebentar lagi Bu Santi akan tiba."

Bintang kembali mengagguk sebagai jawaban. Tak berselang lama Bintang merasakan kepalanya pusing. Bintang mengernyit sambil menekan salah satu pelipisnya dengan ujung jari. "Boleh saya minta air lagi?" Bintang menggeser gelasnya.

"Ya, tentu saja. Kamu pasti gugup banget ya." Pria tersebut tersenyum jahat karena obat yang dia berikan sudah mulai bereaksi. Dia me

"I-Iya, Om." Bintang menggigit bibir ketika hawa panas dan sesuatu yang aneh menjalar kesuluruh tubuhnya. Kedua kaki Bintan mulai bergerak gelisah, dan keringat sebesar biji jagung mulai membasahi keningnya.

"Aduh, kenapa tubuhku rasanya jadi aneh begini?" keluh Bintang dalam hati sambil terus berusaha terlihat baik-baik saja.

"Bintang, kamu baik-baik saja?" Pria tersebut beranjak dari duduknya, mendekati gadis itu lalu menyentuh pundaknya.

Bintang menepis tangan pria tersebut, kemudian dia beranjak berdiri saat baru sadar kalau dirinya telah di jebak.

"Bintang, badanmu panas ya? Mau Om bantu mendinginkannya?" tawar pria tersebut dengan suara berat yang menandakan gairahnya sudah di ubun-ubun tak sabar ingin menyentuh gadis ini.

"Minggir!" Bintang berusaha menjaga kewarasan dan keseimbangannya.

"Bintang, kamu mau pergi ke mana?" Pria itu bertanya dengan nada santai sambil mengikuti langkag Bintang.

"Jangan dekati aku!" teriak Bintang menangis ketakutan, apalagi hawa panas di tubuhnya semakin tidak karuan.

Pria tersebut segera menghalangi saat Bintang akan membuka pintu.

"Kamu nggak bisa pergi dari sini! Ibumu sudah menjualmu padaku!"

"Brengsek!"  Dengan sisa kesadarannya Bintang menendang pria sela paha pria itu.

Dug!

Arghhh!

Pria itu kesakitan sampai membungkuk sambil membekap senjatanya.

Melihat pria tak berdaya. Bintang segera menendang pria itu lagi, kemudian dia segera keluar dari ruangan tersebut untuk meminta pertolongan.

"Utari! Sialan kamu!" maki Bintang di sisa kesadarannya. Harusnya sejak awal dia nggak percaya dengan ibu tirinya. Bintang berjalan cepat, menuju lift, sesekali menoleh ke belakang takut kalau pria botak itu mengikutinya. Dan benar saja dugaannya, Om Anton mengejarnya.

"Tolong!" teriak Bintang ketakutan. Di saat bersamaan ada seorang pria bule baru keluar dari lift.

"Tuan! Tolong aku! Tolong aku!" Ia langsung memeluk pria tersebut dengan erat.

Terpopuler

Comments

🍒WINA🍒

🍒WINA🍒

Bintang dijual sm tantenya tuk memuaskan pria hidung belang, tante sialannya menjebak bintang, tanpa sadar bintang meminumi minuman yg telah diberikan obat perangsang...

beruntung bintang msh sadar langsung kabuuuur dr pria hidung itu, bintang tidak sudi menyerahkan keperawanannya sm bandot tua botak dan buncit itu, kayaknya bintang bertemu sm doughlas lg berlibur ke Indonesia...

bintang meminta perlindungan dan petolongan sm pria asing itu, agar mau menyelamatkannya...

2025-09-04

4

Anonim

Anonim

Bintang sudah di hotel dikasih key card untuk membuka kamar hotel.
Bintang gadis lugu tak tahu apa yang akan terjadi padanya - masak interview di kamar hotel - buka sendiri pintunya - ibu tiri laknat mau menjual bintang. Pintu kamar di buka Bintang - yang ada di dalamnya pria paruh baya kepala plontos pula.
W a d u h Bintang - kau di beri minum air putih di campur obat perangsang.
Bagus Bintang menendang tongkat sakti si pria plontos.
Bintang melarikan diri - ketemu pria bule - minta tolong langsung dipeluknya pria bule tsb

2025-09-05

2

Mega keysya

Mega keysya

ya ampun kak author akhirnya update juga,mungkin masih sibuk sama baby ya makanya jarang update tetap semangat ya kak selalu di tunggu update nya 💪🏻💪🏻💪🏻

2025-09-04

6

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Dingin dan hampa
3 200 juta!
4 Masuk perangkap!
5 Tolong aku, Tuan!
6 Obat laknat!
7 Mengagumi
8 Manusia Dajjal!
9 Tidak mau memaafkan
10 Fall in love at first sight
11 Pintar memanfaatkan keadaan
12 Nenek Lampir
13 Tidak asing
14 Bau busuk
15 Mencari gadis itu?
16 Tuduhan
17 Suara itu?
18 Kembali bertemu
19 Wanita iblis
20 Mas Bule
21 Dia punya Instagram?
22 Tugas dadakan
23 Oh, Jantungku!
24 Calon duda
25 Syarat dari Bintang
26 Kekuatan Ibu Isa
27 Seberapa banyak?
28 Menarikmu ke Ranjang
29 Memaksamu
30 Lepas, Mas
31 Overprotektif
32 Hancur tanpa sisa!
33 Bule edyan
34 Mas Bule yang narsis
35 Rencana Doug
36 Bulan madu?
37 Cup!
38 Cemburu buta
39 Nggak cemburu!
40 Terlalu tampan
41 Kau memeriksanya?
42 Cap Cip Cup!
43 Terbuai dan selalu terbuai
44 Jalur Ilegal!
45 Tawaran dan kerja sama
46 Aku cemburu?
47 Siapa Denaro?
48 Gara-Gara Bikini
49 Sandiwara
50 Andai saja
51 Dia harus mati!
52 Merasa Bosan
53 Bertemu Denaro
54 Kegilaan Freya
55 Berakhir
56 Rasanya ingin mati!
57 Kabur
58 Ayo, menikah, Mas!
59 Khawatir
60 Masih Segelan
61 Kami bukan anak kecil!
62 Ketularan mesum
63 Ganteng-ganteng kok dingin
64 Liona
65 Karya baru Emak (My Sexy Lady)
66 Boleh Unboxing?
67 Suara hantu
68 Golll!
69 Teriakan pengusir hantu
70 Malu banget
71 Kejutan untuk Bintang
72 Pabrik Susu
73 Akan Pret pada waktunya!
74 Malam Panjang
75 Mbak Kunti
76 Kayak Kanebo kering
77 Tidak Normal
78 Mulai Oleng
79 Jancok!
80 OTW Prancis
81 Aneh banget
82 Calon suami
83 Aku bukan Bapakmu!
84 Gagal Anu
85 Bertengkar
86 Panggilan baru
87 Lagi malas
88 Kencan
89 Hai, Pacar?
90 Nyetrum
91 Kiss
92 Nikah Yuk!
93 Ciuman pertama
94 Pahit, Mas
95 Tunangan
96 Waktunya tiba
97 Menunggu Hasil Akurat
98 Bisa mati aku
99 Mau di kamar terus
100 Seperti di makan harimau.
101 Penawaran terbatas, Mas
102 Tahan Nafas
103 Golll!
104 Hukuman Doug
105 Lagi dan lagi
106 Empat kali sehari
107 Launching
108 Tamat
109 Tiba-Tiba Bobok Sama Majikan (Karya Baru Emak)
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Awal
2
Dingin dan hampa
3
200 juta!
4
Masuk perangkap!
5
Tolong aku, Tuan!
6
Obat laknat!
7
Mengagumi
8
Manusia Dajjal!
9
Tidak mau memaafkan
10
Fall in love at first sight
11
Pintar memanfaatkan keadaan
12
Nenek Lampir
13
Tidak asing
14
Bau busuk
15
Mencari gadis itu?
16
Tuduhan
17
Suara itu?
18
Kembali bertemu
19
Wanita iblis
20
Mas Bule
21
Dia punya Instagram?
22
Tugas dadakan
23
Oh, Jantungku!
24
Calon duda
25
Syarat dari Bintang
26
Kekuatan Ibu Isa
27
Seberapa banyak?
28
Menarikmu ke Ranjang
29
Memaksamu
30
Lepas, Mas
31
Overprotektif
32
Hancur tanpa sisa!
33
Bule edyan
34
Mas Bule yang narsis
35
Rencana Doug
36
Bulan madu?
37
Cup!
38
Cemburu buta
39
Nggak cemburu!
40
Terlalu tampan
41
Kau memeriksanya?
42
Cap Cip Cup!
43
Terbuai dan selalu terbuai
44
Jalur Ilegal!
45
Tawaran dan kerja sama
46
Aku cemburu?
47
Siapa Denaro?
48
Gara-Gara Bikini
49
Sandiwara
50
Andai saja
51
Dia harus mati!
52
Merasa Bosan
53
Bertemu Denaro
54
Kegilaan Freya
55
Berakhir
56
Rasanya ingin mati!
57
Kabur
58
Ayo, menikah, Mas!
59
Khawatir
60
Masih Segelan
61
Kami bukan anak kecil!
62
Ketularan mesum
63
Ganteng-ganteng kok dingin
64
Liona
65
Karya baru Emak (My Sexy Lady)
66
Boleh Unboxing?
67
Suara hantu
68
Golll!
69
Teriakan pengusir hantu
70
Malu banget
71
Kejutan untuk Bintang
72
Pabrik Susu
73
Akan Pret pada waktunya!
74
Malam Panjang
75
Mbak Kunti
76
Kayak Kanebo kering
77
Tidak Normal
78
Mulai Oleng
79
Jancok!
80
OTW Prancis
81
Aneh banget
82
Calon suami
83
Aku bukan Bapakmu!
84
Gagal Anu
85
Bertengkar
86
Panggilan baru
87
Lagi malas
88
Kencan
89
Hai, Pacar?
90
Nyetrum
91
Kiss
92
Nikah Yuk!
93
Ciuman pertama
94
Pahit, Mas
95
Tunangan
96
Waktunya tiba
97
Menunggu Hasil Akurat
98
Bisa mati aku
99
Mau di kamar terus
100
Seperti di makan harimau.
101
Penawaran terbatas, Mas
102
Tahan Nafas
103
Golll!
104
Hukuman Doug
105
Lagi dan lagi
106
Empat kali sehari
107
Launching
108
Tamat
109
Tiba-Tiba Bobok Sama Majikan (Karya Baru Emak)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!