Bab 2 - Si Imut dan Permainannya

“Si Imut itu nama panggilanmu kan. Emh begini, aku adalah penulis Novel ini aku hanya perlu merevisi cerita ini lalu semuanya selesai,” pikirku, mengapa aku harus repot-repot bermain dalam games ini jika aku bisa merubah alurnya sendiri.

“Maaf Nona, akses Nona ke Novel ini untuk sementara telah di bekukan otomatis oleh Sistem, jadi Nona tidak bisa merevisinya secara manual,” jelasnya.

“Apa? Ini benar-benar tidak adil, kalian telah mengambil alih hak ciptaku?”

“Tidak hak cipta masih milik Nona, tapi Novel yang telah masuk games sistem tidak bisa dikendalikan oleh pemain. Karena disini Nona adalah pemain, jadi Nona tidak bisa merevisinya sekarang.”

“Apa aku bisa mundur dari permainan ini?”

“Maaf Nona, untuk sementara ini sistem kami belum bisa melakukan itu, pemain harus menyelesaikan permainannya dulu baru bisa keluar. Permainan ini di desain untuk diselesaikan, jadi tidak bisa keluar di tengah permainan,” jelasnya.

“Apa, kau benar-benar gila. Siapa yang mengembangkan permainan seperti ini, aku tidak ingin melakukannya,” tolakku keras.

“Maaf, tapi Nona harus melakukannya jika Nona ingin keluar dari sini. Selain untuk merubah nasib Nona di Novel ini, Nona juga bisa mendapatkan poin sebagai hadiah dan Nona bisa menukarnya di pasar poin ada banyak barang berguna disana.”

“Tetap saja aku tidak mau, ini tidak adil aku tetap ingin keluar dari permainan ini.”

“Kalau Nona tetap bersikukuh, Nona akan mendapat hukuman dan kemungkinan besar jiwa Nona tidak akan bisa kembali ke tubuh Nona. Lihatlah, saat ini tubuh Nona sedang tertidur pulas disana, waktu disana tetap sama tidak ada yang berubah, Nona telah terpilih oleh sistem saya sebagai pemandu juga tidak bisa berbuat apa-apa,” Lirihnya, sambil menggulir layar tak kasat mata di hadapannya.

“Selain Nona, saya sebagai pemandu juga akan mendapat hukuman, misi ini akan di anggap gagal dan mungkin saya akan diasingkan ke sistem terdalam untuk waktu yang lama.”

“Astaga, hal gila apa yang aku alami ini,” aku menepuk dahi ku pelan.

Satu...dua...tiga, ‘batas waktu menghentikan permainan akan segera selesai, silahkan pemain kembali ke permainan.’

“Nona, batas menghentikan waktu hampir habis, Nona harus kembali menjadi Nona Su Ying.”

“Baiklah, jika tidak bisa mundur maka bantu aku untuk menyelesaikan permainan ini.”

Si Imut tersenyum cerah, wajah yang semula tampak sedih kini kembali bersemangat seperti sebelumnya, “baik Nona, mari kita berjuang bersama.”

“Oke!” dia menyalami jari telunjukku.

Aku kembali keluar, para dayang itu masih setia menungguku di tempat yang sama. Jika menurut cerita, hari ini selir Lian yakni selir agung akan di permalukan, sebenarnya itu tak terlalu berdampak pada posisku saat ini karena mereka tidak suka padaku, aku hanya tidak perlu menonjolkan diri di hadapan mereka.

Sebenarnya ada bagusnya aku menjadi Su Ying, aku membuat karakter figuran ini tak terlalu berpengaruh, karakter utama di Novel ini adalah Raja Han, Permaisuri dan Selir Agung Lian, sedang Su Ying ini bisa mati karena keteledorannya sendiri, dia selingkuh dengan pria dari negeri tetangga yang membujuknya untuk mengkhianati Raja dan lari bersamanya, sebetulnya perannya tidak terlalu menonjol jadi aku cukup aman, hanya perlu menghindar dari masalah perebutan kekuasaan dan kasih sayang Raja aku termasuk aman, serta melakukan misi untuk mendekatkan selir lain pada Raja, tapi masalahnya Raja ini Impoten, haish aku harus mencari cara untuk menyembuhkannya.

Ya sudahlah, nanti aku pikirkan lagi cara untuk menyembuhkannya, untuk sementara ini kita hadapi dulu Permaisuri dan Ibu Suri yang sudah pasti akan memarahiku karena datang terlambat. Meski sudah menggunakan tombol pause untuk menghentikan waktu, tetap saja aku terlambat karena jarak dari istanaku ke ruang pertemuan ternyata cukup jauh.

“Salam Permaisuri dan Ibu Suri,” aku menunduk memberi hormat seperti yang biasa aku lihat di drama-drama kolosal setelah aku sampai disana.

“Selir Ying, kau baru pertama masuk harem tapi kau datang terlambat, benar-benar tidak sopan,” komentar Permaisuri dengan nada sinis.

“Mohon maaf Permaisuri, lain kali hamba tidak akan melakukannya lagi,” sahutku masih dalam posisi yang sama.

“Baiklah, duduklah di posisimu,” pungkas Ibu Suri tak ingin memperpanjang masalah.

“Terimakasih atas kebaikan yang Mulia Ibu Suri, semoga Ibu Suri dianugerahi umur panjang.” Aku langsung pergi ke tempat duduk selir biasa yang terletak di ujung ruangan.

Meski Su Ying ini seorang putri, dia hanya Puteri dari negara kecil statusnya hanya anak selir di kirim ke negara ini pun hanya sebagai alat penukar kebebasan, untuk negeri mereka. Haish, memang malang nasib Su Ying ini.

Terpopuler

Comments

azka aldric Pratama

azka aldric Pratama

😭😭😭setiap Nemu novel bagu ....knpa dialognya harus make "AKU /SAYA " kyk lg curhat 🙄🙄🙄 knp gk make nama langsung aja 😔😔😔

2025-12-11

1

sasa adzka

sasa adzka

Thor.. itu su Ying pinter berantem gak ya.. kali aja sabuk hitam karate gitu biar gak bodoh bodoh banget thor😂😂😂..
bikin kejam Thor su Ying nya🤭

2025-10-27

1

Susi Akbarini

Susi Akbarini

❤❤❤😘😍😍😙

2025-08-23

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Perpindahan Dunia
2 Bab 2 - Si Imut dan Permainannya
3 Bab 3 - Tidak usah lihat aku
4 Bab 4 - Misi Pertama
5 Bab 5 - Misi Berhasil
6 Bab 6 - Misi ke 2
7 Bab 7- Sisi lain Permaisuri
8 Bab 8 - Bertemu Raja
9 Bab 9 - Aku juga termasuk Istrinya
10 Bab 10 - Rencana Selir Jiang
11 Bab 11 - Selir Hua
12 Bab 12 - Roda Keberuntungan
13 Bab 13 - Fakta tentang Permaisuri
14 Bab 14 - Menyusun Rencana
15 Bab 15 - Dia Raja?
16 Bab 16 - Rahasia Raja
17 Bab 17 - Hadiah misteri dari Sistem
18 Bab 18 - Kebencian Rakyat
19 Bab 19 - Tersesat
20 Bab 20 - Di hutan
21 Bab 21 - Feng Yuzhe
22 Bab 22 - Kembali ke Istana
23 Bab 23 - Kedatangan Putra Mahkota
24 Bab 24 - Pria Serakah
25 Bab 25 - Apa aku ketahuan?
26 Bab 26 - Misi Chen Quan
27 Bab 27 - Berhasil, tapi ketahuan
28 Bab 28 - Obat segala racun
29 Bab 29 - Ketahuan lagi
30 Bab 30 - Larilah Selir Su!
31 Bab 31 - Tuduhan
32 Bab 32 - Penjara
33 Bab 33 - Menyelamatkan Permaisuri
34 Bab 34 - Kembalinya jiwa Permaisuri
35 Bab 35 - Umpan
36 Bab 36 - Rencana dimulai
37 Bab 37 - Bukan Cemburu
38 Bab 38 - Cerita Lin Yue
39 Bab 39 - Sampai Jumpa Xiao Ya
40 Bab 40 - Miao Yin
41 Bab 41 - Hubungan yang tak dapat diperbaiki
42 Bab 42 - Misi level S
43 Bab 43 - Tempat Persembunyian
44 Bab 44 - Perasaan kecewa
45 Bab 45 - Musuh
46 Bab 46 - Perancang Takdir itu aku
47 Bab 47 - Wanita yang aku pilih
48 Bab 48 - Senjata makan tuan
49 Bab 49 - Hal yang tak mungkin itu, Cinta.
50 Bab 50 - Hanya Mimpi
51 Bab 51 - Hal biasa untuk orang dewasa.
52 Bab 52 - Aku tidak mau hamil
53 Bab 53 - Datang lagi
54 Bab 54 - Keinginan yang melemah
55 Bab 55 - Pelindung
56 Bab 56 - Berjalan-jalan
57 Bab 57- Raja itu Iblis
58 Bab 58 - Aku tidak marah.
59 Bab 59 - Menyamar
60 Bab 60 - Terhanyut
61 Bab 61 - Pernyataan Cinta
62 Bab 62 - Menyingkap batas.
63 Bab 63 - Bisakah itu terjadi?
64 Bab 64- Kepercayaan yang sulit di patahkan
65 Bab 65 - Kepergian Lin Yue
66 Bab 66 - Lin Yue diserang
67 Bab 67 - Misi Penyelamatan Lin Yue
68 Bab 68 - Jebakan!
69 Bab 69 - Musuh yang sebenarnya
70 Bab 70 - Kacamata tidak terlihat
71 Bab 71 - Menang!
72 Bab 72 - Kepercayaan yang kembali
73 Bab 73 - Dua Tunas
74 Bab 74 - Dua kehidupan baru
75 Bab 75 - Para Buronan
76 Bab 76 - Rasa dicintai
77 Bab 77 - Persiapan Perang
78 Bab 78 - Perang!
79 Bab 79 - Perang! bagian 2
80 Bab 80 - Koma
81 Bab 81 - Wanita yang sangat berpengaruh
82 Bab 82- Tuan Tikus
83 Bab 83 - Penobatan
84 Bab 84 - Sisa waktu yang kita punya
85 Bab 85 - Perpisahan
86 Bab 86 - Kembali menjadi Lily
87 Bab 87 - Aku kembali!
88 Bab 88 - Tugas Baru
89 Bab 89 - Dunia Ibu
90 Bab 90 - Pertemuan tak disengaja
91 Bab 91 - Akhir Cerita
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Bab 1 - Perpindahan Dunia
2
Bab 2 - Si Imut dan Permainannya
3
Bab 3 - Tidak usah lihat aku
4
Bab 4 - Misi Pertama
5
Bab 5 - Misi Berhasil
6
Bab 6 - Misi ke 2
7
Bab 7- Sisi lain Permaisuri
8
Bab 8 - Bertemu Raja
9
Bab 9 - Aku juga termasuk Istrinya
10
Bab 10 - Rencana Selir Jiang
11
Bab 11 - Selir Hua
12
Bab 12 - Roda Keberuntungan
13
Bab 13 - Fakta tentang Permaisuri
14
Bab 14 - Menyusun Rencana
15
Bab 15 - Dia Raja?
16
Bab 16 - Rahasia Raja
17
Bab 17 - Hadiah misteri dari Sistem
18
Bab 18 - Kebencian Rakyat
19
Bab 19 - Tersesat
20
Bab 20 - Di hutan
21
Bab 21 - Feng Yuzhe
22
Bab 22 - Kembali ke Istana
23
Bab 23 - Kedatangan Putra Mahkota
24
Bab 24 - Pria Serakah
25
Bab 25 - Apa aku ketahuan?
26
Bab 26 - Misi Chen Quan
27
Bab 27 - Berhasil, tapi ketahuan
28
Bab 28 - Obat segala racun
29
Bab 29 - Ketahuan lagi
30
Bab 30 - Larilah Selir Su!
31
Bab 31 - Tuduhan
32
Bab 32 - Penjara
33
Bab 33 - Menyelamatkan Permaisuri
34
Bab 34 - Kembalinya jiwa Permaisuri
35
Bab 35 - Umpan
36
Bab 36 - Rencana dimulai
37
Bab 37 - Bukan Cemburu
38
Bab 38 - Cerita Lin Yue
39
Bab 39 - Sampai Jumpa Xiao Ya
40
Bab 40 - Miao Yin
41
Bab 41 - Hubungan yang tak dapat diperbaiki
42
Bab 42 - Misi level S
43
Bab 43 - Tempat Persembunyian
44
Bab 44 - Perasaan kecewa
45
Bab 45 - Musuh
46
Bab 46 - Perancang Takdir itu aku
47
Bab 47 - Wanita yang aku pilih
48
Bab 48 - Senjata makan tuan
49
Bab 49 - Hal yang tak mungkin itu, Cinta.
50
Bab 50 - Hanya Mimpi
51
Bab 51 - Hal biasa untuk orang dewasa.
52
Bab 52 - Aku tidak mau hamil
53
Bab 53 - Datang lagi
54
Bab 54 - Keinginan yang melemah
55
Bab 55 - Pelindung
56
Bab 56 - Berjalan-jalan
57
Bab 57- Raja itu Iblis
58
Bab 58 - Aku tidak marah.
59
Bab 59 - Menyamar
60
Bab 60 - Terhanyut
61
Bab 61 - Pernyataan Cinta
62
Bab 62 - Menyingkap batas.
63
Bab 63 - Bisakah itu terjadi?
64
Bab 64- Kepercayaan yang sulit di patahkan
65
Bab 65 - Kepergian Lin Yue
66
Bab 66 - Lin Yue diserang
67
Bab 67 - Misi Penyelamatan Lin Yue
68
Bab 68 - Jebakan!
69
Bab 69 - Musuh yang sebenarnya
70
Bab 70 - Kacamata tidak terlihat
71
Bab 71 - Menang!
72
Bab 72 - Kepercayaan yang kembali
73
Bab 73 - Dua Tunas
74
Bab 74 - Dua kehidupan baru
75
Bab 75 - Para Buronan
76
Bab 76 - Rasa dicintai
77
Bab 77 - Persiapan Perang
78
Bab 78 - Perang!
79
Bab 79 - Perang! bagian 2
80
Bab 80 - Koma
81
Bab 81 - Wanita yang sangat berpengaruh
82
Bab 82- Tuan Tikus
83
Bab 83 - Penobatan
84
Bab 84 - Sisa waktu yang kita punya
85
Bab 85 - Perpisahan
86
Bab 86 - Kembali menjadi Lily
87
Bab 87 - Aku kembali!
88
Bab 88 - Tugas Baru
89
Bab 89 - Dunia Ibu
90
Bab 90 - Pertemuan tak disengaja
91
Bab 91 - Akhir Cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!