Srash... Bruk...
Aku menumbangkan satu lawan yang hendak menyerang Lin Yue. Kami merapatkan punggung kami saling melindungi satu sama lain, aku lihat wajah Raja sudah berlumuran darah, bukan darahnya namun darah lawan yang telah dia kalahkan, namun tak berarti dia tak terluka sama sekali, beberapa kali ujung pedang lawan melukai lengan dan juga pipinya.
“Apa kalian masih bisa bertahan?” tanya Raja.
“Ya,” sahut kami bersamaan, sambil mengatur napas yang seolah hampir habis.
“Kali ini biarkan aku yang memimpin!” ujarku setengah berbisik, menurunkan intonasi suara hingga hanya dapat di dengar oleh anggota kelompok kami.
“Kenapa?” tanya Lin Yue.
“Kerena aku bisa membaca pergerakan mereka.”
“Aku percaya padamu, lakukanlah,” Raja buka suara.
“Terimakasih Yang Mulia.”
....Memindai Pergerakan lawan....
“Jika aku katakan Kiri, maka serang dia dari arah kanan, jika aku katakan bawah serang dia dari arah kepala,” ucapku pada Lin Yue.
“Baiklah,” sahutnya.
“Tuan Li, disini anda yang paling rentan sekarang, kondisi anda tidak memungkinkan lagi untuk bertarung, ini ambilah,” aku memberinya meriam angin yang sudah aku isi dengan bubuk cabai.
“Apa ini?” tanyanya.
“Dicoba saja, anda pasti akan suka dengan hasilnya,” kekehku.
“Baiklah, akan aku coba.”
“Untuk yang lain, berusahalah untuk melindungi satu sama lain, tak ada yang boleh terluka lagi diantara kita selain lawan mengerti! Berjuanglah, kita pasti bisa!”
Mereka mengangguk tanpa suara tanda mengerti dengan arahanku.
Kami berjuang bersama saling melindungi satu sama lain, hingga akhirnya kami pun menang.
Hah...hah....hah.... Ini gila, aku merasa hidup saat hampir mati, aku membaringkan tubuhku di antara rerumputan kering dan mayat yang bergeletakan dimana-mana. Yang lain pun nampak beristirahat sambil membersihkan noda darah di wajah mereka.
“Kita harus segera mengobati Paman, kondisinya tidak baik-baik saja,” ucap Lin Yue memecah keheningan.
“Uhuk...uhuk... Aku baik-baik saja, sebaiknya kita lekas pergi dari te…
Sistem: Games Novel
Bab 71 - Menang!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Susi Akbarini
pulihkan diri raja dulu.
jgn serang perdana mentri sendirian..
❤❤❤
2026-01-05
2
Susi Akbarini
raja..
turuti selir su..
2026-01-05
2