“Baiklah, semua sudah siap? Misi dimulai!”
Arya bergerak diantara kerumunan padat orang – orang, malam ini sedang diadakan sebuah festival kembang api megah di Kota Klouvi. Dan menurut rencana, beberapa anggota Pax yang akan dipimpin oleh Namme dan Zayn akan menyusup ke tempat alat pengawasan berada.
Lalu meretasnya sehingga tidak dapat digunakan kembali, setelah itu barulah para Elementalist bisa dengan tenang menentukan lokasi aman koordinat pulang ke Elemental City. Hari pelaksanaan misi sengaja dipilih sekarang agar penjagaan tak seketat biasanya.
Sebagai penjamin keberhasilan, sisa anggota Pax yang lain menyebar ke seluruh wilayah kota bersiap – siap menciptakan kerusuhan jika terjadi hal tidak diinginkan. Arya adalah salah satunya, sambil mengenakan kimono juga topeng anjing hitam ia melenggang di tengah hiruk pikuk festival.
“Duh....kapan ya terakhir kali aku berdesak – desakan seperti ini, panas.....” gerutunya.
Dia beberapa kali berhenti melihat makanan dan atraksi – atraksi menakjubkan para Werebeast, Bai tertidur dibalik busana berkain hitam miliknya. Melilit ketat namun tidak kencang, apabila semua sesuai keinginan mereka. Tim peretas akan memberikan sinyal tepat tengah malam.
Ketika kembang api ditembakan, Arya berdoa semoga rencananya berjalan lancar. Tetapi ia terlalu cepat berharap, karena masalah utama muncul saat itu juga. Seseorang entah bagaimana berhasil mengendap – endap kemudian menutup kedua celah mata pada topengnya.
Pertama Arya cuma diam tak berbicara, beranjakpun dia tidak berani. Pertanyaan – pertanyaan perlahan memenuhi kepalanya. Siapa orang ini? Kawan atau lawan? Seharusnya hanya para anggota Pax yang mengenali dirinya, namun melakukan hal konyol seperti ini saat pelaksanaan misi benar – benar....
“KE-TE-MU! Tidak kusangka akan menemukanmu di sini!”
Hati Arya mencelos, dia mengenali suara ini. Gambaran pertarungan mereka kembali diperlihatkan dalam benaknya, gadis berambut merah muda berhias telinga kelinci di atas kepala berjalan me…
Elementalist
Chapter 112 - Bermain
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 303 Episodes
Comments
John Singgih
saatnya kabur
2021-07-31
2
Hilay Hilay
ayo janangn lupa like nya bro
2021-01-29
2
Ray bouvelaR
wah.. gila... keren
2020-05-30
14