"Oi....Arya? Aku mau kembali ke kamar, kau mau ikut?" panggil Timothy
"Mmm? Kau duluan saja, ada yang masih ingin aku coba"
"Heh...? jangan terlalu memaksakan diri hanya karena kau akan maju dipertandingan pertama"
"Justru karena itu aku harus rajin berlatih dasar bodoh" sahut Arya tanpa menoleh.
Arya melanjutkan latihanya tanpa memperdulikan celotehan-celotehan yang dilontarkan Timothy, Setelah akhirnya suara menyebalkan Timothy tidak terdengar lagi Arya menghentikan latihanya lalu membaringkan tubuhnya dilantai sambil menatap langit-langit tempat itu. Ia sedang berada di aula latihan, ruangan berlangit-langit tinggi serta luas sehingga sangat nyaman untuk bergerak sesuka hati untuk berlatih.
Arya memejamkan matanya dan merenungkan apa yang harus dia lakukan untuk pertandingan yang akan diadakan 2 hari dari sekarang, dia akan melawan Elizabeth. Orang yang tidak ia harapkan untuk bertemu di pertandingan pertama, loli blonde itu akan menjadi lawan yang sangat merepotkan karena kecepatan elemen cahaya yang ia miliki. Itulah sebabnya Arya berlatih sangat keras beberapa hari terakhir agar ia bisa mengatasi hal tersebut.
Beberapa menit kemudian Arya menyadari sesuatu, ia menengadahkan kepalanya dari posisi berbaring ke arah pintu masuk aula masih dengan mata terpejam.
"Tidak perlu mengendap-endap begitu, aku tidak sedang tertidur kok. Jadi kau tidak perlu khawatir aku akan terbangun"
"Siapa yang mengendap-endap? Langkah kaki ku memang ringan seperti ini, dan asal kau tahu saja aku tidak peduli jika kau terbangun karena disebabkan oleh apa yang aku lakukan"
Arya sangat mengenal suara yang terdengar sangat jutek itu, hanya satu orang yang selalu berbicara seperti itu padanya tanpa alasan yang jelas. Pasti, hanyalah Elizabeth Lighr seorang.
Arya akhirnya membuka matanya dan melihat dengan jelas wajah cemberut Elizabeth yang berdiri tepat diatas kepalanya, dia pun berdiri dan membersihkan pakaianya akibat berbaring di lantai tadi tanpa berkata apapun. Setelah itu Arya menge…
Elementalist
Chapter 12 - Es vs Cahaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 303 Episodes
Comments
John Singgih
kemenangan karena kecerdikan dan hasil pengamatan musuh dengan baik
2021-07-23
3
Riski Fajar
Wah cerita nya sangat menarik 😍,
tetap semangat melanjutkan karya mu kakak
jangan lupa mampir di novel ku ya "Stranded in a Dungeon"
terimakasih
2021-02-15
3
Dani Sam
wah apa tuh
2020-11-14
0