"Nenek!" Teriak Veni sambil masih berlari ke arah kamar Mak Lampir.
"Veni! Jika kamu tidak berhenti Ibu akan menghukummu!" Teriak Ibu Vina sambil masih mengejar Veni.
Veni yang masih muda dan energi berlari dengan cepat hingga akhirnya Veni membuka paksa kamar Nenek Lampir. Nenek Lampir yang baru saja tidur langsung terbangun dan menatap Veni dengan tatapan tajam.
"Kenapa kamu mengganggu tidur Nenek?" Tanya Nenek Lampir dengan wajah kesal.
"Nenek, Aku ingin melaporkan ..." Ucapan Veni terpotong oleh teriakan Ibu Vina.
"Veni!" Teriak Ibu Vina dengan wajah kesal sambil memasuki kamar Ibu Mertuanya.
"Tidak Ibu ... tidak Anak ... Sama saja. Kalian ngapain sih?" Tanya Nenek Lampir dengan nada satu oktaf.
"Maaf Bu, Veni ingin meminta uang ke Ibu dan Aku sudah melarangnya tapi Veni tetap memaksa ingin pergi menemui Ibu." Jawab Ibu Vina berbohong.
"Apakah itu benar Veni?" Tanya Nenek Lampir sambil menatap tajam ke arah Veni.
"Ibu bohong, Nek." Jawab Veni sambil meletakkan peti ukuran sedang ke atas meja.
"Apa itu?" Tanya Nenek Lampir penasaran.
"Nenek, Ibu sengaja menyembunyikan uang di dalam peti ini." Jawab Veni sambil membuka peti tersebut.
"Apa?" Tanya Nenek Lampir dengan wajah terlihat kesal.
"Untuk apa kamu menyimpan uang ini?" Tanya Nenek Lampir sambil menatap tajam ke arah menantunya.
"Ibu, menantumu ini mempunyai kesulitan karena itu Aku sengaja menyimpan uang ini." Jawab Ibu Vina dengan wajah yang terlihat pucat pasi.
Hal ini dikarenakan uang yang selama ini di tabung bertahun-tahun pasti akan di ambil paksa oleh Nenek Lampir.
"Tentu saja kamu mempunyai kesulitan karena kamu yang bertanggung jawab memegang seluruh keuangan Keluarga Besar Alexander." Ucap Nenek Lampir.
"Setiap hari di depanku, kamu selalu merengek dan selalu mengeluh di depanku serta di depan suamimu. Tapi ternyata kamu dengan sengaja menyembunyikan uang pribadi." Sambung Nenek Lampir sambil masih menatap tajam ke arah Ibu Veni.
"Veni, uang ini kamu pakai saja untuk mengadakan pesta ulang tahunku.…
Wanita Kesayangan Mafia Kejam
Sangat Membencinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
2025-09-03
0