"Kekasihmu." Jawab William.
Sambil berbicara William menarik tangan Renata sedangkan Renata yang belum ada persiapan menabrak tubuh kekar William.
Renata yang tidak ingin terjatuh mengalungkan kedua tangannya ke leher William sambil tersenyum bahagia. Sedangkan William memeluk pinggang Renata kemudian mencium bibir Renata dengan singkat.
"Sayang." Panggil Renata.
"Ya." Jawab William dengan singkat.
"Bukankah tadi Sayangku sudah pulang? Kenapa kembali lagi ke sini?" Tanya Renata penasaran.
"Ponselmu ketinggalan di mobilku karena itu Aku kembali lagi." Jawab William sambil melepaskan pelukannya.
William kemudian mengambil ponsel milik Renata yang di simpannya di dalam saku jasnya lalu diberikan ke Renata.
"Terima kasih, Sayang." Ucap Renata sambil menerima ponselnya dari tangan William.
"Aku tidak membutuhkan ucapan terima kasih tapi hadiah darimu." Ucap William sambil tersenyum.
"Hadiah apa?" Tanya Renata penasaran.
Tanpa menjawab William memeluk kembali tubuh Renata kemudian mendekatkan wajahnya ke arah wajah Renata. Renata yang tahu akan di cium langsung memejamkan matanya sedangkan William memundurkan wajahnya sambil tersenyum usil.
Ctak
"Aduh." Ucap Renata sambil mengusap keningnya karena di sentil oleh William.
"Kenapa di sentil?" tanya Renata dengan wajah cemberut.
"Habis sangat lucu melihat ekspresimu yang ingin di cium makanya Aku menyentil keningmu." Jawab William.
Sambil berbicara William mengusap kening Renata lalu meniupnya dengan pelan. Sedangkan Renata menghirup aroma mint yang keluar dari mulut William yang sangat menenangkan.
("Untung Aku tidak makan jengkol dan pete karena bisa-bisa Renata pingsan mencium aromaku." Ucap William).
("Mulai sekarang dan seterusnya Aku tidak akan makan jengkol dan pete karena Aku tidak ingin Renata menolakku ketika Aku ingin menciumnya." Sambung William).
"Suasana di sini agak gelap tapi kenapa Sayangku bisa melihat dengan jelas wajah ekpresiku?" Tanya Renata setelah William selesai meniup keningnya.
"Walau suasana gelap…
Wanita Kesayangan Mafia Kejam
Karena Apa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
2025-09-12
0