bab 21

Saat Gunadi pulang kerja dia mendapati adiknya duduk di depan TV tapi matanya tidak tertuju pada acara di TV itu.

“Assalamualaikum,” sapa Gunadi.

“Waalaikumsalam,” balas Dewi.

“Ada apa Wi? apa terjadi sesuatu?” Tanya kakaknya.

“Agus dan mas Dedy tadi kesini menanyakan hasil panen yang kita ambil kemarin tapi akhirnya mereka tidak mempermasalahkannya setelah kuberikan penjelasan itu untuk biaya 40 dan 100 hari nya ibu. Tapi hasil panen berupa beras dan lain-lain dikirim ke uwak Asih untuk seterusnya. Dan hasil panen yang akan datang dikirim ke Agus berupa uang.” Kata Dewi.

“Ah sialan si Agus. Kita mau menuntut juga ga bisa Wi.” Kata kakaknya.

“Sudahlah mas mau gimana lagi. Kalau begitu kita hanya bisa mengambil sedikit sayur yang kita butuhkan di sawah mereka toh jarak sawahnya tidak terlalu jauh juga dari sini. Aku yakin kalau mengambil sedikit mereka tidak keberatan. Lumayan untuk mengirit uang belanja sehari-hari. Sejak ibu meninggal aku jadi pusing mengatur uang belanja untuk makan kita setiap hari. Mana ayah pelit lagi masa uang 20 ribu untuk makan sehari pake ayam lagi.” Ketus Dewi.

“Kapan kamu menikah Wi kandunganmu semakin besar tapi pacarmu sampai sekarang kok tidak ada omongan sama sekali,” tuding kakaknya.

“Mereka berubah sikap sejak ibu tidak ada, entah kenapa bisa begitu. Padahal ibunya Erik adalah teman baik ibu harusnya kan kami cepat dinikahkan tapi ini ada saja alasannya mengulur waktu.”

“Sepertinya Erik mulai jarang ke rumah apa hubungan kalian renggang?” tanya kakaknya.

“Setiap aku hubungi dia selalu bilang lagi sibuk nyari kerja dan telpon selalu ditutup secara sepihak.” Jawab Dewi.

“Sepertinya ayah harus mendatangi orang tua Erik untuk minta kejelasan. Tapi melihat gelagat Erik sepertinya dia tidak ingin bertanggungjawab. Apa kau yakin akan bahagia dengan perkawinan yang dipaksakan?” Tanya kakaknya

Dewi menangis, semakin lama semakin kencang. Gunadi menjadi bingung. Lalu merangkul adiknya. Dewi membenamkan wajahnya di pelukan kakaknya.

Ak…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!