Saatnya beraksi

Malam terasa lembab. Dari kamar lantai dua, Jagat bisa mencium bau tanah basah yang terbawa angin lewat jendela. Suara jangkrik bersahut-sahutan, kadang dipecah oleh suara motor lewat di jalan depan rumah. Lampu jalan redup, sesekali berkedip seakan enggan bekerja.

Jagat duduk di kursi, punggung bersandar, mata menatap hologram biru pucat yang melayang di atas meja. Nova muncul dengan wajah dingin, Celine di sebelahnya tampak lebih serius.

“Menurut dataku yang aku dapat, Prediksi probabilitas musuh akan bergerak besok … 89%,” suara Nova tenang tapi menusuk.

Jagat mengusap wajahnya kasar. “Sial…” gumamnya. Jantungnya berdebar, bukan karena takut, tapi karena bayangan ibunya dan Nadia.

Celine menyusul, nada bicaranya tajam: “Kamu harus siap. Mereka tidak akan berhenti. Target bukan hanya kamu, tapi keluargamu juga.”

Jagat berdiri, berjalan mondar-mandir. Lantai kayu berderit. “Aku mahasiswa, Celine. Aku bahkan belum siap ujian mata kuliah minggu depan. Dan sekarang aku harus siap perang?”

Nova menatapnya datar. “Kamu tidak bisa memilih. Mereka sudah memilih untukmu.”

Jagat mendesah panjang, lalu meraih segelas air. Air terasa hambar, menuruni tenggorokannya seperti beban.

Sementara itu, di ruang depan, suasana berbeda. Nadia duduk santai di sofa, memainkan ponselnya. Ayunda—yang masih berseragam kasual tapi aura militernya tidak bisa ditutupi—bersandar dengan tangan terlipat. Meiyun duduk di kursi sebelah, wajahnya tenang tapi mata menyimpan sesuatu.

“Jadi, Ayunda,” suara Meiyun lembut. “Boleh kamu tunjukkan aku kos-kosan di sekitar sini? Aku butuh tempat tinggal dekat kampus. Kalau bisa… dekat juga dengan rumah Jagat.” Senyumnya samar, matanya melirik ke arah dapur, seolah membayangkan sarapan bareng keluarga Baskara.

Ayunda langsung mendengus. “Tidak perlu dekat-dekat. Kampus banyak kos. Kamu bisa cari di sekitar ring selatan. Aman, jauh dari keramaian.”

Meiyun tersenyum lagi, kali ini lebih lebar. “Tapi… aku merasa lebih nyaman dekat sini. Ada yang menenangkan.”

Na…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!