"Qobiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkuur wa radhiitu bihi, wallahu waliyyu taufiq."
Pagi ini di halaman masjid Nabawi, Azka mengucapkan ijab qobul nya secara sakral dan menikahi adza dengan didampingi oleh orang tuanya, saudaranya dan juga para anak buah adza yang menyaksikan secara langsung acara pernikahan majikan mereka.
Terlihat sederhana tapi sebenarnya untuk biaya ke sini itu bukan hal yang murah. Apalagi adza sendiri tidak meminta banyak hal jadi mereka juga tidak berani untuk menuntut lebih. Keadaan tidak tepat untuk melakukan resepsi jadi mereka hanya perlu menunggu selama 6 bulan sebelum majikan mereka ini berkumpul dengan suaminya.
Acara pemasangan cincin dan menandatangani buku pernikahan yang memang ada serta sertifikat lainnya, Azka dan akhirnya sudah resmi menjadi suami istri walaupun memang adza belum melihat wajah suaminya ini dengan jelas karena Syekh yang ada di hadapannya saja tidak begitu banyak berkomentar sebab dia tahu alasan di balik Azka yang menutupi wajahnya dengan menggunakan masker.
Dia tahu bagaimana wajah pria ini karena mereka cukup dekat, lagi pula adza sudah melihat wajah Azka yang sebelum rusak karena dijadikan sebagai foto untuk buku pernikahan. Karena konsep dan backgroundnya sama jadi setelah memohon pada negara, mereka akhirnya bisa menggunakan photo Azka untuk ditempelkan di buku pernikahan mereka.
Mereka menikah secara agama dan negara, jadi sudah sah dan bukan lagi siri. Hal itu membuat Adza merasa tenang karena memang dia membutuhkan status yang kuat sebab mereka harus terpisah beberapa tahun sebelum benar-benar tinggal dan hidup bersama.
Azka mengecup dahinya dengan masker yang menjadi alasnya sementara keluarga yang lain terlihat senang melihat interaksi kedua orang yang tidak pernah bertemu atau tidak pernah saling bicara ini sebab keduanya terlihat serasi.
Faiz? Tadi pagi dia mengeluh sakit dan tidak mau ikut dalam acara pernikahan kedua orang ini. Dia sengaja melewatkannya karena malas untuk melihat mereka ijab qobul. Percayalah kalau itu sedikit menyakitinya walau dia tahu kalau dia sendiri yang sudah terlambat dan tidak lebih dulu memiliki Adza.
"Kita sudah sah sebagai suami istri," ujar Azka dengan lembut sambil menggenggam tangan adza hingga gadis itu tersenyum dan menunduk.
Dia tetap merasa tidak percaya dan masih canggung karena sebelumnya tidak pernah saling bersentuhan dengan laki-laki secara langsung seperti ini. Makanya dia masih belum berani untuk memba…
Adzadina Maisyaroh
AKHIRNYA SAH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
vivinika ivanayanti
wkwkwkwkkw ....makanya Faiz.....jangan lihat ke Atas saja, sekali kali boleh lihat ke bawah🤭🤭🤭 biar terlihat ada mutiara Adza yg sdh ditemukan adikmu 🤣🤣🤣
2025-10-24
0
Alyanceyoumee
jangan ganggu ya iz. kamu juga Gus... jangan malu-maluin. cari perempuan lain yang lebih dari adza. kan kamu lebih tampan katanya.
2025-10-26
0
Tamirah
Seharusnya sebagai kakak tertua mendukung adiknya menikah,bukan kesal dan gak terima adiknya menikah dgn Adza.
2026-06-16
0