Garis dua

Sudah satu bulan berlalu semenjak kejadian naas yang menimpa arabella, baik Nicholas ataupun kedua sahabat nya Darren dan Xavier tak ada yang bisa mengetahui siapa gadis misterius yang menghabiskan malam bersama Nicholas,yang mereka tahu perempuan itu adalah wanitanya Antonio, karena kamar yang di tempati Arabella terdaftar atas nama Antonio

Nicholas tidak ambil pusing masalah itu, tapi alangkah baik nya jika wanita itu bisa menyelamatkan dirinya dari pertunangan yang akan di lakukan dalam waktu dekat ini, setelah pertemuan dua keluarga itu terjadi, kakek semakin mendesak Nicholas untuk segera menikahi vania, tapi Nicholas menolak nya dan meminta mereka bertunangan terlebih dahulu, vania dan ibu nya terlihat sangat bahagia, akhir nya apa yang di harapkan terwujud juga,

Pertemuan dua keluarga itu tidak di hadiri oleh Arabella,kebetulan pada saat itu dia sedang ada perjalanan bisnis ke Jepang.

Arabella memanfaatkan itu untuk menghindari perjodohan yang di anggap nya tidak berguna sama sekali,di tahun yang sudah serba canggih masih saja ada yang melakukan hal bodoh seperti di jodohkan, itulah yang ada dalam fikiran nya

Berbeda jauh dengan vania, dia merasa sangat senang karena ini merupakan kesempatan baik bisa menjadi wanita nya Nicholas alexander,vania pun dengan senang hati membagikan kebahagiaan nya dengan memposting pertemuan mereka saat makan malam di kediaman keluarga nya sendiri di media sosial milik nya,

Tak lama setelah postingan itu di buat, akun media sosial nya sudah banyak di banjiri komentar-komentar dari para wanita lajang yang mengagumi sosok tampan Nicholas

"Wanita itu sangat beruntung bisa menikah dengan pria tampan dan kaya di kota ini"

"Aku sedikit iri, tapi tidak apa masih ada kedua teman nya yang juga kaya dan tampan, aku akan mendekati salah satunya"

"Apakah Nicholas sudah benar-benar melupakan mantan pacar nya yang dulu,aku dapat melihat dengan jelas,saat ini pun Valerie masih menjadi yang tercantik dan anggun"

komentar orang-orang terus saja membanjiri story instagram milik vania,dia merasakan kekesalan nya saat salah satu komentar membandingkan dirinya dan mantan pacar sang calon suami, vania benar-benar terbakar emosi nya

"Hanya mantan apa bagus nya, mulai sekarang dan seterusnya, Nicholas hanya milikku, bahkan tuhanpun tidak akan mampu memisahkan kami berdua,

Kau harus tau itu, dasar perempuan jalang"

Umpat nya dengan dada yang bergemuruh penuh emosi

Vania meletakkan ponsel nya dan meraih handuk menuju kamar mandi, dirinya butuh air dingin untuk berendam tidak lupa setelah mengisi penuh bathtub,vania mencampur kan sedikit aromaterapi untuk merilekskan fikiran nya.

Mood nya kembali baik setelah mencium aroma yang menenangkan kepalanya.

Vania terus membayangkan saat dirinya menikah dan menjadi nyonya Alexander,vania bisa belanja dan bepergian kemanapun yang vania mau, berbelanja barang-barang mahal seperti tas,perhiasan, dan bahkan dirinya akan meminta Nicholas untuk membelikan Mobil-mobil mahal edisi terbatas

Hanya dengan membayangkan nya saja sudah membuat vania merasa di atas awan, apalagi jika itu segera terwujud, dirinya bisa mimisan karena terlalu bahagia

Sementara itu Arabella sedang cemas karena dirinya sudah telat datang bulan,belum lagi dalam beberapa hari ini kadar air liur nya sedikit meningkat, bahkan beberapa kali dirinya menginginkan makanan yang sedikit asam, seperti buah mangga muda dan buah jeruk dengan kadar air yang banyak

Arabella menghentikan mobil nya tepat di depan sebuah apotek, dengan penuh pertimbangan akhir nya Arabella masuk ke dalam apotik tersebut dan membali alat tes kehamilan sebanyak sepuluh pcs, setelah membayar kepada kasir Arabella langsung melajukan mobil nya lagi menuju ke rumah nya,hanya butuh beberapa menit saja, Arabella telah sampai

Langkah nya sangat tergesa-gesa ingin segera masuk ke dalam kamar,tangan Arabella bergetar saat mengambil satu tespeck dan mencelupkan nya kedalam air kencing yang sudah terlebih dahulu di tampung oleh nya, perasaan Arabella tidak menentu, antara bahagia dan sedih, saat melihat dengan jelas ada garis dua di hadapan nya, hasil nya positif

Arabella hamil tapi dia tidak mengetahui siapa ayah biologis dari anak yang sedang di kandung nya. Air matanya lolos begitu saja dari pipi mulus nya, dadanya bergetar hebat, tubuh nya luruh kelantai

Kesalahan yang di lakukan karena sebuah kecerobohan telah menghadirkan nyawa yang lain di dalam rahim nya, Arabella merenung dan memikirkan jalan keluar dari masalah ini, dia fikir ini sederhana tapi kenyataan nya ini lebih rumit daripada menyusun kepingan puzzle, Arabella menatap kembali alat tes kehamilan untuk yang kesekian kalinya, dirinya masih belum percaya sepenuh nya jika kini dia tengah hamil,dirinya tidak percaya kalau ada mahluk bernyawa lain di dalam rahim nya,perlahan-lahan Arabella mengelus perut nya yang masih rata, airmatanya terus mengalir membasahi pipi mulus milik nya, tekad nya sudah bulat akan terus mempertahankan bayi yang tidak berdosa itu, tidak masalah walaupun anak ini lahir tanpa seorang ayah, dia berhak untuk hidup walaupun nyawa nya sendiri menjadi taruhannya

"Mommy janji akan menjaga mu dengan  penuh cinta, sekali ini saja percayalah pada mommy,walaupun kamu lahir tanpa daddy, mommy akan menjadi daddy juga demi dirimu, bertahanlah demi mommy, kita hadapi semuanya bersama-sama, mommy menyayangimu nak, walaupun mommy tidak tahu siapa ayahmu, kau tetaplah anakku"

Arabella mengusap air matanya dan bangkit berdiri, dia menyemangati dirinya sendiri, apapun yang terjadi nanti, keputusan nya sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi, anak ini akan tetap dia pertahanan kan,anak ini tidak bersalah, tapi dirinya nya lah yang bersalah

Arabella mencoba mengingat kembali kejadian pada malam itu, tapi tetap saja dia tidak menemukan jawaban nya, ingin menuduh vania tapi dia tidak memiliki bukti,lagipula untuk apa vania menjebak diri-Nya

Malam pun tiba saat nya berkumpul untuk makan malam, saat Arabella turun ke bawah dan melihat semua nya sudah berkumpul, hanya dirinya saja yang datang terlambat,

Tampak wajah ayah nya tidak bersahabat, Arabella tahu persis apa sebab ayah nya menjadi sangat marah, ayah nya benci yang namanya meremehkan waktu, apalagi saat makan malam harus menunggu seseorang yang tidak di anggap penting sama sekali

Namun Arabella tidak mau ambil pusing,hal itu sudah menjadi hal yang biasa semenjak ibunya meninggal dunia, ayah nya sering berkata kasar dan bahkan selalu membandingkan dirinya dengan vania

"Makanlah yang banyak, badan mu terlihat kurus belakangan ini"

Arabella tersadar saat nenek nya menegurnya secara halus,

Arabella memandangi lauk pauk yang terhidang di meja makan, ada daging sapi saos teriyaki,ada capcai dan sup iga sapi

Arabella menahan mual Saat aroma masakan itu tercium dan sangat menusuk hidung nya

Arabella membekap mulut nya dan berlari ke wastafel yang ada di dapur, memuntahkan semua isi perut nya, hal itu tidak luput dari perhatian kedua orang tua nya dan juga vania sendiri, mereka merasa heran dengan tingkah Arabella, setelah merasa tenang barulah dia kembali ke meja makan

Semua mata menatap dirinya penuh selidik

Dengan tangan gemetar dan jantung yang berdetak, Arabella menatap ayah nya yang juga menatap dirinya

"Maafkan aku ayah, aku.... Aku hamil"

Ujar nya dengan suara yang bergetar..

Terpopuler

Comments

heniff

heniff

Rindu sang presdir mampir kk..., smg Arabella kuat

2026-01-18

0

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

Arabella hebat dia berani jujur mengakui klo dia sedang hamil tanpa suami...

2025-11-21

1

Dibalik Senja

Dibalik Senja

Kasian muda2hn kuatt

2025-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 Malam Pesta
2 Mimpi Buruk Arabella
3 Garis dua
4 Ruang Bawah Tanah
5 Bayi Kembar
6 Selamat kan Anakku
7 Jejak Yang Hilang
8 Tempat Baru Dan Hidup Baru
9 Aku Kembali
10 Aku Kembali 2
11 Pertemuan Tidak Terduga
12 Membasmi Tikus
13 Wanita Dari Masa Lalu
14 Sekolah Baru
15 Luka Lama Yang Terkoyak
16 Luka Lama Yang Terkoyak 2
17 Masa Lalu Yang Mulai Terungkap
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Malam Pesta
2
Mimpi Buruk Arabella
3
Garis dua
4
Ruang Bawah Tanah
5
Bayi Kembar
6
Selamat kan Anakku
7
Jejak Yang Hilang
8
Tempat Baru Dan Hidup Baru
9
Aku Kembali
10
Aku Kembali 2
11
Pertemuan Tidak Terduga
12
Membasmi Tikus
13
Wanita Dari Masa Lalu
14
Sekolah Baru
15
Luka Lama Yang Terkoyak
16
Luka Lama Yang Terkoyak 2
17
Masa Lalu Yang Mulai Terungkap
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!